Operasi Europol Bongkar Jaringan Streaming Ilegal dan Dana Kripto Rp 825 Miliar
Finansial
Mata Uang Kripto
20 Nov 2025
203 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Operasi ini menunjukkan pentingnya kolaborasi publik dan swasta dalam memerangi kejahatan digital.
Cryptocurrency semakin menjadi metode pembayaran yang umum digunakan oleh pelaku kejahatan digital.
Penerapan alat analitik blockchain membantu dalam melacak dan mengidentifikasi aliran dana ilegal.
Europol memimpin operasi besar untuk memberantas layanan streaming ilegal yang menggunakan cryptocurrency sebagai metode pembayaran. Dalam operasi ini, 69 situs streaming ilegal dan 25 layanan IPTV berhasil ditargetkan dan direferensikan ke penyedia kripto seperti Coinbase dan Binance untuk pemutusan akses pembayaran.
Penyelidikan mengungkap pendapatan ilegal dari aktivitas tersebut mencapai sekitar 55 juta dolar AS, yang berhasil dilacak dan akun kripto para pelaku dibekukan. Kerja sama antara lembaga pemerintahan dan perusahaan swasta seperti Irdeto, Chainalysis, serta liga sepak bola Premier League sangat penting dalam keberhasilan ini.
Strategi unik dalam operasi ini adalah menggunakan cryptocurrency untuk membeli sendiri layanan ilegal yang kemudian membantu mengidentifikasi dan melacak para pelaku. Penggunaan alat analisis blockchain seperti Chainalysis Reactor membuat penyelidikan terfokus pada aliran dana dan jejaring di balik pembajakan.
Investigasi menunjukkan bahwa pelaku pembajakan mulai meninggalkan sistem pembayaran tradisional karena mereka percaya cryptocurrency sulit dilacak. Namun faktanya, teknologi blockchain justru memudahkan pelacakan transaksi dan penindakan hukum terhadap aktivitas ilegal ini.
Kombinasi kekuatan pemerintah dan swasta menggarisbawahi pentingnya kolaborasi untuk memerangi kejahatan digital. Dengan adanya tindakan ini, pembajakan digital akan semakin sulit beroperasi tanpa risiko besar, terutama terkait aliran pembayaran mereka.
Analisis Ahli
Mark Mulready
Cryptocurrency telah menjadi metode pembayaran baru bagi pembajakan digital dan operasi ini adalah titik balik dalam memerangi pembajakan dengan memutus aliran dana mereka.Lilija Mazeikiene
Kriminal sulit bersembunyi di blockchain karena transaksi pseudo-anonim justru membuat aktivitas ilegal lebih mudah dilacak dibandingkan tunai.