Inovasi Evolusi Cepat Terjadi Karena Perubahan Gen Tunggal Pada Burung Wheatear
Courtesy of Forbes

Inovasi Evolusi Cepat Terjadi Karena Perubahan Gen Tunggal Pada Burung Wheatear

Menjelaskan bagaimana perubahan gen tunggal dan regulasi genetik dapat mendorong inovasi evolusi secara cepat dan berulang, serta memahami mekanisme genetik di balik variasi warna pada burung wheatear yang menjadi model penting dalam studi evolusi.

19 Nov 2025, 14.49 WIB
48 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Evolusi dapat terjadi dengan cepat melalui perubahan genetik sederhana.
  • Hybridisasi antara spesies dapat meningkatkan variasi dan inovasi evolusi.
  • Gen ASIP memainkan peran kunci dalam menentukan warna bulu dan diversifikasi spesies wheatear.
Swiss, Swiss - Penelitian terbaru menemukan bahwa evolusi tidak selalu terjadi secara lambat dan bertahap, melainkan bisa terjadi secara cepat melalui pengaturan ulang gen tunggal atau perubahan regulasi genetik, seperti terlihat pada burung wheatear. Ini menantang pandangan lama tentang evolusi gradual dan mendukung teori 'punctuated equilibrium' yang menyatakan evolusi berlangsung dalam lonjakan-lonjakan cepat.
Wheatear, burung pengicau berukuran kecil, memiliki pola warna hitam-putih yang berbeda di beberapa bagian tubuhnya, terutama di daerah tenggorokan, leher, dan punggung. Variasi ini dipengaruhi oleh gen ASIP yang mengatur produksi melanin, serta elemen regulasi berupa LTR yang dapat meningkatkan ekspresi gen tersebut.
Dalam studi genetik pada 335 individu, ditemukan lima SNP penting di kromosom 20 yang terkait dengan warna tenggorokan. Kombinasi varian genetik tersebut menentukan variasi warna yang terlihat, dimana pola yang sama ditemukan pada dua spesies berbeda yang dapat saling kawin silang dan mewariskan gen ini.
Hibridisasi antar spesies wheatear memungkinkan penyebaran varian genetik ini dengan cepat melintasi spesies, menghasilkan kombinasi modular yang menciptakan beragam pola warna hitam-putih. Hal ini juga menunjukkan bahwa hanya segmen DNA sangat kecil yang bertanggung jawab atas perubahan besar dalam penampakan burung tersebut.
Temuan ini penting karena menunjukkan bagaimana keanekaragaman genetik yang tinggi membantu spesies beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan lingkungan, seperti perubahan iklim yang pesat. Studi wheatear ini menjadi contoh nyata evolusi yang dinamis dan modular dalam dunia alami.
Referensi:
[1] https://www.forbes.com/sites/grrlscientist/2025/11/19/reshuffling-existing-genes-can-quickly-create-new-species/

Analisis Ahli

Reto Burri
"Evolusi yang kita lihat pada warna burung wheatear adalah contoh nyata dari bagaimana berbagai variasi dan proses evolusi saling berinteraksi untuk menciptakan keragaman spesies di alam."

Analisis Kami

"Penemuan bahwa perubahan kecil dalam gen dan regulasi gen dapat mempercepat evolusi memberikan wawasan baru yang menggugah paradigma lama tentang evolusi yang lambat. Ini menegaskan pentingnya studi lebih lanjut pada hibridisasi dan variasi gen modular sebagai kunci adaptasi cepat di alam."

Prediksi Kami

Penelitian ini membuka kemungkinan bahwa adaptasi cepat dan spesiasi di banyak organisme lain juga dapat terjadi melalui mekanisme serupa, terutama di masa perubahan iklim yang mendesak.