Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Mengapa Pengembangan AI Seperti Taruhan Besar yang Sulit Dipahami CFO

Teknologi
Kecerdasan Buatan
artificial-intelligence (4mo ago) artificial-intelligence (4mo ago)
19 Nov 2025
99 dibaca
2 menit
Mengapa Pengembangan AI Seperti Taruhan Besar yang Sulit Dipahami CFO

Rangkuman 15 Detik

Komunikasi yang efektif antara pemimpin AI dan CFO sangat penting untuk mendukung investasi.
Pengembangan AI mirip dengan investasi modal ventura dan tidak dapat diprediksi dengan mudah.
Sistem AI memerlukan pemeliharaan dan pembaruan berkelanjutan seiring waktu, meskipun tampak berfungsi dengan baik.
Banyak pemimpin pengembangan kecerdasan buatan (AI) mengalami kesulitan menjelaskan kebutuhan anggaran dan risiko pengembangan AI kepada Chief Financial Officer (CFO). Berbeda dengan perangkat lunak tradisional yang pengembangannya dapat diprediksi, investasi pada AI memiliki banyak ketidakpastian dan risiko kegagalan yang besar, sehingga CFO sulit memahami pola alokasi modal seperti ini. Salah satu alasan utama adalah pengembangan AI mirip dengan modal ventura, dimana ada banyak taruhan besar dengan hasil yang tidak dapat diprediksi. CFO sudah familiar dengan modal ventura tapi belum memahami bahwa investasi AI juga memiliki karakteristik yang sama, seperti perlunya modal cadangan untuk mendukung eksperimen yang berhasil dan risiko kehilangan peluang jika menunggu kepastian dulu. Faktor teknis seperti model drift menjadi tantangan lain. Sistem AI yang awalnya bekerja dengan baik akan menurun performanya seiring dengan perubahan lingkungan. Ini membuat kebutuhan retraining dan pemeliharaan menjadi mahal. CFO bingung mengapa harus dibelanjakan uang yang cukup besar untuk memperbaiki sesuatu yang 'tidak rusak'. Kesuksesan AI justru menyebabkan kompleksitas dan biaya meningkat. Misalnya, chatbot yang berhasil melayani 100 pengguna dengan baik justru akan memerlukan sumber daya lebih besar saat jumlah pengguna tumbuh hingga puluhan ribu karena variasi kasus yang terus bertambah. Ini berbeda dengan sistem tradisional yang semakin efisien saat diskalakan. Untuk menjembatani pemahaman ini, pemimpin AI disarankan untuk mengubah cara pelaporan keberhasilan ke CFO dari hasil akhir menjadi proses pembelajaran. Selain itu, anggaran proyek AI harus dibagi dalam tahapan yang mengurangi ketidakpastian secara bertahap, dan selalu tunjukkan juga biaya peluang jika tidak berinvestasi dalam AI.

Analisis Ahli

Andrew Ng
Pengembangan AI memang membutuhkan investasi berkelanjutan dengan ketidakpastian tinggi, dan perusahaan harus mempersiapkan mental serta strategi pembiayaan yang fleksibel.
Fei-Fei Li
Penting untuk menjelaskan bahwa AI adalah sistem hidup dalam ekosistem digital yang berubah, sehingga perawatan dan pembaruan berkelanjutan adalah kunci keberhasilan.
Geoffrey Hinton
Terobosan AI sering datang dari pendekatan yang terlihat aneh, jadi keberanian dan insight dalam bertaruh pada ide tersebut sangat penting.