Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Baidu Tumbuh Pesat Di Bisnis AI Meski Pendapatan Iklan Menurun

Teknologi
Kecerdasan Buatan
News Publisher
18 Nov 2025
123 dibaca
2 menit
Baidu Tumbuh Pesat Di Bisnis AI Meski Pendapatan Iklan Menurun

TLDR

Baidu mengalami peningkatan signifikan dalam pendapatan AI meskipun bisnis iklan mengalami kesulitan.
Pendapatan dari AI menjadi kunci untuk pertumbuhan jangka panjang Baidu.
Baidu bersaing dengan banyak perusahaan besar di pasar AI Tiongkok.
Baidu, perusahaan mesin pencari internet terkemuka di China, melaporkan hasil kuartal ketiga yang menunjukkan peningkatan signifikan dalam pendapatan yang terkait dengan kecerdasan buatan (AI). Pendapatan AI mereka tumbuh sebesar 50 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menjadi sorotan positif di tengah penurunan pendapatan iklan yang melemah.Pada kuartal ketiga, total pendapatan Baidu menurun 7 persen menjadi 31,2 miliar yuan, dipengaruhi oleh permintaan iklan yang menurun. Selain itu, Baidu mencatat kerugian bersih sebesar 11,2 miliar yuan akibat penurunan nilai aset, yang menunjukkan tantangan finansial yang signifikan di sisi bisnis tradisionalnya.Namun, bagian bisnis dari layanan cloud dan aplikasi yang berhubungan dengan AI berhasil mencapai pendapatan 10 miliar yuan, yang dianggap sebagai fondasi yang kuat untuk pertumbuhan jangka panjang perusahaan. Hal ini menandai pertama kalinya Baidu secara terbuka melaporkan detail pertumbuhan pendapatan bisnis AI.Baidu juga telah meluncurkan aplikasi chatbot bergaya ChatGPT pertama di China pada awal tahun 2023 dan sedang berlomba dengan perusahaan teknologi besar lainnya seperti Alibaba, Tencent, dan ByteDance di pasar AI yang sedang berkembang cepat di negara tersebut.CEO Baidu, Robin Li Yanhong, menegaskan bahwa perusahaan sudah menunjukkan nilai transformasi AI di seluruh portofolio bisnisnya. Fokus pada AI menjadi kunci utama strategi pertumbuhan Baidu di masa depan, meski iklan tetap menjadi sumber pendapatan tradisional yang mengalami penurunan.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.