Baidu Luncurkan Model AI Baru untuk Tantang Chatbot Global dan Buka Kode Secara Gratis
Teknologi
Kecerdasan Buatan
16 Mar 2025
59 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Baidu meluncurkan model AI baru, Ernie X1, untuk bersaing dengan DeepSeek.
Perusahaan ini mengupgrade model fondasi menjadi Ernie 4.5 dan menjadikan layanan chatbot gratis.
Akuisisi YY Live diharapkan dapat memperkuat posisi Baidu dalam industri AI dan cloud.
Baidu Inc. baru saja meluncurkan model kecerdasan buatan baru yang disebut Ernie X1, yang dapat menjelaskan alasannya dalam memberikan jawaban. Ini adalah upaya Baidu untuk bersaing dengan pesaing baru seperti DeepSeek. Model ini diklaim unggul dalam percakapan sehari-hari, perhitungan kompleks, dan deduksi logis. Selain itu, Baidu juga memperbarui model utamanya menjadi Ernie 4.5 dan menawarkan semua layanannya secara gratis untuk pengguna chatbot.
Baidu adalah perusahaan pertama di China yang meluncurkan chatbot mirip ChatGPT, tetapi kini menghadapi persaingan ketat dari perusahaan lain seperti ByteDance dan Moonshot AI. Meskipun pendapatan dari layanan cloud Baidu meningkat 26% berkat permintaan untuk kekuatan komputasi, penjualan iklan mereka menurun karena kondisi ekonomi di China yang kurang baik. Baidu juga baru saja menyelesaikan akuisisi platform streaming YY Live seharga Rp 35.07 triliun ($2,1 miliar) , yang akan digunakan untuk investasi di bidang AI dan infrastruktur cloud.
Analisis Ahli
Andrew Ng
Langkah Baidu untuk membuat model AI open-source adalah strategi cerdas yang dapat mempercepat adopsi teknologi AI di Tiongkok dan global, tapi kualitas dan ekosistem pendukung harus tetap terjaga.Fei-Fei Li
Integrasi kemampuan reasoning dalam model-model AI seperti Ernie X1 menunjukkan evolusi penting dalam membuat AI yang tidak hanya responsif tapi juga dapat memahami konteks dengan lebih kompleks.
