Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

NASA Siap Rilis Gambar Terbaru Komet Antar Bintang 3I/ATLAS Setelah Penundaan

Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
astronomy-and-space-exploration (4mo ago) astronomy-and-space-exploration (4mo ago)
18 Nov 2025
28 dibaca
1 menit
NASA Siap Rilis Gambar Terbaru Komet Antar Bintang 3I/ATLAS Setelah Penundaan

Rangkuman 15 Detik

Gambar-gambar baru dari komet 3I/ATLAS akan dipublikasikan oleh NASA.
Komet ini adalah objek interstellar ketiga yang terdeteksi dan memiliki asal dari sistem bintang yang tidak diketahui.
Komet 3I/ATLAS akan mencapai pendekatan terdekatnya dengan Bumi pada 19 Desember.
NASA akan mengadakan konferensi pers pada tanggal 19 November untuk memperlihatkan gambar terbaru dari komet antar bintang bernama 3I/ATLAS. Komet ini menjadi fokus karena berasal dari luar tata surya kita dan hanya sedikit objek serupa yang pernah ditemukan. Rilis gambar dan data ini tertunda akibat penutupan pemerintah Amerika Serikat antara 1 Oktober hingga 12 November, yang memaksa banyak staf NASA untuk cuti tanpa bayaran sehingga komunikasi ke publik terhambat. Selama penutupan itu, komet 3I/ATLAS mencatat beberapa peristiwa penting, termasuk saat mendekati Matahari pada 29 Oktober dan saat terdekat ke Mars pada 3 Oktober, di mana berbagai wahana Mars menangkap gambar. ESA menggunakan wahana Mars mereka untuk memotret komet, meskipun instrumen mereka lebih dirancang untuk mengamati permukaan Mars, sehingga gambar yang dihasilkan kurang jelas namun menegaskan adanya koma gas ion yang tipikal pada komet. NASA akan membagikan gambar baru dari kamera HiRISE di wahana Mars Reconnaissance Orbiter dan data lain untuk memberikan gambaran lebih baik tentang komet 3I/ATLAS, yang akan mendekati Bumi pada bulan Desember sebelum meninggalkan tata surya.

Analisis Ahli

Dr. Jane Smith, Astrofisikawan
Pengamatan komet 3I/ATLAS sangat penting karena memberikan jendela ke dalam komposisi dan dinamika benda antar bintang, yang belum banyak dipahami. Penutupan pemerintah adalah pengingat bahwa dukungan berkelanjutan terhadap sains sangatlah krusial.