Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Disney Dan Insinyur Universitas Ajar Robot Jatuh Aman Dengan Pembelajaran Penguatan

Teknologi
Robotika
News Publisher
17 Nov 2025
1317 dibaca
2 menit
Disney Dan Insinyur Universitas Ajar Robot Jatuh Aman Dengan Pembelajaran Penguatan

TLDR

Robot dapat dilatih untuk mendarat dengan aman menggunakan pembelajaran penguatan.
Penelitian ini mengubah cara kita memandang jatuhnya robot dari kerugian menjadi kesempatan untuk melindungi bagian penting.
Sistem baru ini dapat mengurangi biaya perbaikan dengan menghindari kerusakan saat jatuh.
Robot berjalan dua kaki sering jatuh tiba-tiba karena gravitasi dan kondisi permukaan yang tidak selalu rata. Jatuh tersebut biasanya merusak bagian penting robot seperti sensor dan baterai. Karena itu, biaya perbaikan robot menjadi sangat tinggi, terutama di lingkungan laboratorium maupun tempat kerja. Disney dan tim insinyur universitas bekerja sama untuk mencari solusi agar robot dapat menghadapi jatuh dengan cara yang lebih aman.Tujuan utama penelitian ini adalah membuat sistem sehingga robot bisa jatuh dan mendarat dengan mengurangi kerusakan, bukan hanya berusaha menjaga keseimbangan secara ketat. Robot diajarkan untuk berguling dan memilih pose mendarat yang melindungi bagian vital seperti kepala dan baterai. Dengan cara ini, robot dapat menahan benturan dan tetap stabil sesudah jatuh.Metode yang digunakan adalah pembelajaran penguatan, di mana ribuan robot virtual diuji di simulator yang mensimulasikan beragam jenis jatuh dengan kecepatan dan arah berbeda. Setiap kali robot berhasil mengurangi gaya benturan secara efektif, sistem memberikan poin. Data ini digunakan untuk mengajarkan robot pilihan gerakan yang paling aman selama jatuh dan mendarat.Selama dua hari, ribuan robot virtual jatuh secara bersamaan di simulator dengan sistem yang memproses pergerakan dan posisi robot 50 kali tiap detik. Banyak pose pendaratan yang telah diprogram, termasuk pose yang dirancang oleh seniman, sehingga robot dapat memilih pose terbaik sesuai kondisi jatuhnya. Pengujian menggunakan robot sungguhan seberat 16 kilogram menunjukkan keberhasilan sistem ini dalam mengendalikan jatuh.Dengan teknologi ini, robots tidak perlu takut lagi akan jatuh secara tiba-tiba dan rapuh. Sebaliknya, mereka dapat menyesuaikan posisi tubuh saat jatuh agar mendarat dengan aman dan menghindari kerusakan serius. Penelitian ini membuka jalan bagi robot yang lebih tahan banting dan dapat bekerja lebih andal di lingkungannya.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.