Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Robot G1 Unitree Berteknologi Anti-Gravity: Bangkit Cepat Meski Dihantam

Teknologi
Robotika
News Publisher
25 Sep 2025
256 dibaca
2 menit
Robot G1 Unitree Berteknologi Anti-Gravity: Bangkit Cepat Meski Dihantam

AI summary

Robot G1 dapat bangkit dengan cepat setelah terjatuh, menunjukkan kemajuan teknologi dalam pemulihan.
Mode Anti-Gravity memungkinkan robot untuk menyesuaikan gerakan dan mempertahankan keseimbangan saat menerima dorongan.
Kemampuan G1 untuk beroperasi tanpa intervensi manusia memberikan nilai tambah di lingkungan industri.
Unitree memperkenalkan robot humanoid terbaru berjenis G1 yang dilengkapi sistem Anti-Gravity, memungkinkan robot untuk menahan benturan dan bangkit dengan cepat saat jatuh. Sistem ini dirancang untuk menghadapi stres fisik seperti tendangan dan dorongan dalam pengujian yang lebih realistis daripada demonstrasi laboratorium biasa.Teknologi utama yang digunakan berupa sensor depth camera dan 3D LiDAR yang memindai lingkungan secara real time. Ini membantu robot mengetahui posisi dan gaya-gaya yang memengaruhi tubuhnya agar bisa memilih gerakan yang tepat dalam menghadapi benturan.Ketimbang hanya jatuh dan reset, robot ini mampu menggeser pusat gravitasi, melakukan penyesuaian posisi, dan memanfaatkan momentum saat terkena benturan. Gerakan ini membuatnya terlihat alami dan efisien dalam mengembalikan keseimbangan dan berdiri kembali.Demo menunjukkan berbagai skenario benturan, mulai dari tendangan ringan hingga dorongan kuat yang memaksa robot melakukan penyesuaian di udara dan mendarat dengan aman. Berat robot ini adalah 77 pounds (sekitar 35 kilogram), dan semua gerakan dilakukan dengan baik tanpa bantuan manusia.Dengan harga sekitar 16,000 dolar AS, G1 menjadi alternatif yang lebih terjangkau dan praktis untuk aplikasi industri dan penelitian. Robot ini dirancang untuk mengurangi gangguan operasional dengan kemampuan bertahan dan bangkit cepat dari kejadian fisik yang tidak terduga.

Experts Analysis

Marc Raibert
Kemampuan robot untuk memprediksi dan menyesuaikan diri dengan gangguan fisik adalah tonggak penting dalam pengembangan robotik dinamis, terutama dalam aplikasi di lapangan yang tidak terstruktur.
Cynthia Breazeal
Menggabungkan sensor lingkungan dengan motorik canggih memungkinkan robot menjadi lebih mandiri dan kolaboratif dalam lingkungan kerja, membawa robot humanoid lebih dekat dengan interaksi manusia yang alami.
Editorial Note
Teknologi Anti-Gravity mode yang diusung Unitree menunjukkan kemajuan signifikan dalam robotika humanoid karena meniru respons manusia dalam menghadapi tekanan fisik secara aktif, bukan pasif. Integrasi sensor seperti LiDAR dan kamera kedalaman membuat robot ini tidak sekadar reaktif tapi juga mampu prediksi, yang akan menjadi standar baru untuk robot industri masa depan.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.