ManaMind: AI Mandiri Uji Game Pakai Audio dan Visual Tanpa Coding
Teknologi
Permainan Console, PC, Mobile dan VR
17 Nov 2025
181 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
AI memiliki potensi untuk mengubah cara pengujian permainan dilakukan dengan mengotomatiskan tugas yang repetitif.
Pendiri ManaMind memiliki pengalaman langsung dalam QA, yang mendorong mereka untuk menciptakan solusi yang lebih efisien.
Industri permainan memberikan lingkungan yang ideal untuk pengembangan agen AI karena kompleksitas dan interaktivitasnya.
Industri permainan video saat ini menghadapi tekanan besar untuk menjual produk yang bebas dari kesalahan seperti quest rusak atau crash menu, namun pengujian manual untuk memastikan kualitas sangat membosankan, mahal, dan memakan waktu. Banyak studio menghabiskan hingga 12% dari anggaran produksi hanya untuk QA, sementara alat skrip yang ada tidak fleksibel dan hanya khusus untuk engine tertentu.
Sebuah startup di London bernama ManaMind meluncurkan solusi inovatif yaitu agen-agen AI yang dapat bermain dan menguji game menggunakan sensor audio dan video seperti manusia tanpa perlu akses ke kode sumber atau engine game. Dengan cara ini, teknologi mereka bisa diaplikasikan di berbagai genre dan platform tanpa modifikasi besar.
Pendiri ManaMind, Emil Kostadinov, punya pengalaman langsung sebagai penguji game manual yang sering melakukan tugas beliulang yang melelahkan dan membosankan. Bersama CTO Sabtain Ahmad yang ahli di bidang pembelajaran mesin dan model bahasa visual, mereka membangun platform dengan model persepsi khusus yang lebih unggul dari sistem AI besar seperti OpenAI dan Google dalam mendeteksi bug game.
Platform ini sudah diuji coba dengan beberapa studio besar termasuk THQ Nordic dan bisa berjalan secara engine agnostik serta menghasilkan laporan lengkap yang bisa diintegrasikan dalam alur kerja QA yang sudah ada. Salah satu demo menunjukkan agen tersebut mampu mengadaptasi sendiri metode pengujian tanpa instruksi eksplisit, misalnya memverifikasi fitur vertical sync di dalam gameplay sebelum kembali ke menu.
ManaMind berencana untuk mengembangkan teknologi ini tidak hanya di industri game, tapi juga software testing secara umum dan kemungkinan robotika di masa depan. Visi mereka adalah menghilangkan pekerjaan repetitif dan membosankan agar pengembang bisa fokus menciptakan inovasi baru daripada memperbaiki kerusakan lewat pekerjaan manual.
Analisis Ahli
Daniel Dippold
Metode ManaMind adalah evolusi dari AI game testing, memberikan nilai komersial nyata dibandingkan prototip riset yang ada.Imti Basharat
Kemampuan agen AI beroperasi di lingkungan digital yang tidak dikenal membuka potensi besar untuk ekspansi ke testing perangkat lunak dan penggunaan robotik secara umum.
