AdMedika Perkuat Dewan Medis untuk Tingkatkan Layanan Asuransi Kesehatan
Courtesy of CNBCIndonesia

AdMedika Perkuat Dewan Medis untuk Tingkatkan Layanan Asuransi Kesehatan

Meningkatkan tata kelola medis di industri asuransi kesehatan melalui penguatan dan pelayanan Medical Advisory Board (MAB) yang objektif, etis, serta sesuai regulasi untuk menjamin layanan asuransi yang tepat, transparan, dan akuntabel bagi peserta.

17 Nov 2025, 19.00 WIB
223 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • AdMedika mendukung tata kelola medis melalui penguatan Dewan Penasihat Medis.
  • SEOJK No. 7/2025 mewajibkan perusahaan asuransi kesehatan untuk memiliki Dewan Penasihat Medis.
  • MAB-as-a-Service memungkinkan perusahaan asuransi yang belum memiliki MAB untuk memenuhi kewajiban regulasi.
Bandung, Indonesia - PT Administrasi Medika (AdMedika), bagian dari PT Telkom Indonesia, menegaskan komitmennya untuk mendukung tata kelola medis di industri asuransi kesehatan Indonesia. Hal ini disampaikan pada acara COO Summit 2025 di Bandung, di mana fokus utama adalah memperkuat Medical Advisory Board (MAB) sebagai alat pengelolaan layanan medis yang objektif dan etis.
Medical Advisory Board berperan penting dalam memastikan bahwa keputusan terkait layanan medis yang diberikan kepada peserta asuransi didasarkan pada bukti ilmiah dan sesuai dengan etika serta standar keselamatan pasien. Oleh sebab itu, AdMedika mengembangkan model pelayanan MAB-as-a-Service agar perusahaan asuransi yang belum memiliki MAB internal tetap dapat memenuhi regulasi dan menerima dukungan medis klinis.
Penguatan MAB ini juga sejalan dengan kewajiban perusahaan asuransi kesehatan untuk memiliki Dewan Penasihat Medis sebagaimana diatur dalam SEOJK No. 7/2025. Regulasi ini bertujuan meningkatkan kualitas proses telaah pemanfaatan layanan kesehatan, evaluasi klaim, serta kebijakan medis internal perusahaan asuransi.
AdMedika berencana terus memperkuat struktur dan kompetensi MAB dengan melibatkan dokter spesialis dan para ahli medicolegal agar dapat memberikan manfaat tata kelola medis yang optimal. Ini akan membantu perusahaan asuransi, fasilitas kesehatan, tenaga medis, serta peserta asuransi mendapatkan layanan yang lebih transparan, adil, dan bertanggung jawab.
Secara keseluruhan, keberadaan dan penguatan MAB diharapkan tidak hanya untuk memenuhi ketentuan regulasi, tapi juga memastikan bahwa setiap layanan kesehatan yang diterima peserta benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan diatur dengan standar medis yang baik. Model layanan baru ini membuka peluang bagi industri asuransi kesehatan meningkatkan kualitas dan kepercayaan peserta.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20251117185320-37-686017/admedika-perkuat-tata-kelola-medis-lewat-medical-advisory-board

Analisis Ahli

Prof. Dr. dr. Agus Purwadianto
"Keberadaan MAB esensial untuk menjaga agar keputusan medis dalam asuransi kesehatan tetap objektif, etis, dan selaras dengan keselamatan pasien. Penguatan MAB juga penting untuk menerapkan regulasi secara efektif dan memberikan layanan asuransi yang berkualitas."

Analisis Kami

"Penguatan Medical Advisory Board lewat model layanan yang fleksibel seperti MAB-as-a-Service adalah langkah tepat guna memastikan perlindungan peserta asuransi secara menyeluruh dan mengurangi potensi penyalahgunaan klaim. Namun, keberhasilan implementasi ini sangat bergantung pada kualitas spesialis dan ahli medicolegal yang terlibat serta komitmen perusahaan asuransi dalam menerapkan hasil telaah MAB."

Prediksi Kami

Ke depan, model layanan MAB-as-a-Service akan semakin diadopsi oleh perusahaan asuransi di Indonesia, mendorong peningkatan kualitas pengelolaan klaim dan keputusan medis yang lebih transparan serta terstandarisasi di seluruh industri.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa peran PT Administrasi Medika dalam industri asuransi kesehatan?
A
PT Administrasi Medika berperan sebagai Third Party Administrator dalam pengelolaan layanan asuransi kesehatan.
Q
Siapa yang menjadi narasumber dalam sesi diskusi tentang Dewan Penasihat Medis?
A
Narasumber dalam sesi diskusi adalah Prof. Dr. dr. Agus Purwadianto, seorang ahli ethico-medicolegal.
Q
Apa tujuan dari SEOJK No. 7/2025?
A
Tujuan dari SEOJK No. 7/2025 adalah untuk mewajibkan perusahaan asuransi kesehatan memiliki Dewan Penasihat Medis untuk meningkatkan kualitas layanan.
Q
Apa itu MAB-as-a-Service?
A
MAB-as-a-Service adalah model layanan dukungan tata kelola medis yang ditawarkan AdMedika kepada perusahaan asuransi.
Q
Mengapa penguatan Dewan Penasihat Medis dianggap penting?
A
Penguatan Dewan Penasihat Medis penting untuk memastikan keputusan medis dalam layanan asuransi dilakukan secara objektif dan berbasis bukti.