SMIC Tiongkok Cetak Rekor Pendapatan Lebih Dari 9 Miliar Dolar AS Karena Kapasitas Penuh
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
14 Nov 2025
112 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Pendapatan SMIC diperkirakan mencapai rekor lebih dari US$9 miliar.
Permintaan yang tinggi dari perancang chip domestik mendorong kapasitas produksi SMIC.
SMIC memainkan peran kunci dalam strategi Tiongkok untuk mengatasi pembatasan teknologi dari AS.
SMIC, pembuat chip terbesar di Tiongkok, sedang dalam perjalanan untuk mencetak pendapatan tahunan tertinggi mereka yang melebihi 9 miliar dolar AS. Hal ini terjadi karena kapasitas produksi yang terbatas namun permintaan tetap tinggi sehingga pabrik SMIC beroperasi hampir tanpa henti sepanjang tahun.
Menurut co-CEO Zhao Haijun, permintaan chip yang kuat dan dorongan untuk memindahkan produksi chip ke dalam negeri telah menghapuskan musim sepi yang biasanya dialami industri ini. Hal ini menyebabkan SMIC terus beroperasi dengan kapasitas produksi yang hampir penuh.
Hasil kuartal ketiga menunjukkan peningkatan pendapatan sebesar 2,38 miliar dolar AS dan margin keuntungan yang lebih baik dari perkiraan. Kapasitas produksi bulanan juga naik signifikan, menjadi lebih dari satu juta wafer standar per bulan.
SMIC adalah satu-satunya pabrik chip di daratan Tiongkok yang mampu memproduksi chip dengan teknologi 7 nanometer, suatu kemampuan krusial untuk mendukung ambisi teknologi domestik dan menangkal pembatasan dari Amerika Serikat.
Dengan kondisi pasar yang mendukung dan kebutuhan lokal yang terus meningkat, SMIC diperkirakan akan terus tumbuh dan memperkuat posisinya sebagai tulang punggung industri chip Tiongkok di tengah situasi geopolitik yang menantang.
Analisis Ahli
Liu Jun (Analis Industri Semikonduktor)
SMIC berada di garis depan transformasi industri chip China yang didorong oleh kebutuhan strategis. Namun, tantangan teknis dan tekanan geopolitik tetap menjadi hambatan yang serius untuk skala pertumbuhan yang lebih agresif.

