Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Terapi CRISPR Turunkan Kolesterol Hingga 50%, Harapan Baru Penyakit Jantung

Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
News Publisher
13 Nov 2025
1379 dibaca
2 menit
Terapi CRISPR Turunkan Kolesterol Hingga 50%, Harapan Baru Penyakit Jantung

TLDR

Terapi CRISPR dapat secara signifikan mengurangi kadar kolesterol jahat dan trigliserida.
Penelitian ini membuka kemungkinan untuk pengobatan penyakit kardiovaskular yang lebih efektif.
Keamanan dan biaya terapi gen masih menjadi tantangan yang perlu diatasi sebelum diterapkan secara luas.
Para peneliti telah menggunakan teknologi CRISPR-Cas9 untuk menciptakan terapi baru yang dapat menurunkan kadar kolesterol 'jahat' dan trigliserida dalam darah hingga 50%. Terapi ini menargetkan gen ANGPTL3 yang berperan dalam pengaturan kadar lemak dalam tubuh. Dengan cara ini, terapi memberikan harapan menggantikan pengobatan kolesterol yang harus diminum setiap hari.Uji klinis awal baru melibatkan 15 partisipan yang menerima dosis tertinggi dari terapi ini, dan hasilnya menunjukkan penurunan kolesterol cukup signifikan. Meskipun hasil awal positif, para ilmuwan mengingatkan bahwa uji yang lebih luas dan jangka panjang masih diperlukan untuk memastikan keamanan dan efektivitasnya secara keseluruhan.Para ahli seperti Luke Laffin dan Kiran Musunuru menganggap terapi ini sebagai sebuah revolusi dalam pencegahan penyakit jantung. Dengan sekali terapi, orang bisa bebas dari konsumsi obat secara rutin yang biasanya harus dijalani oleh pasien kolesterol tinggi selama bertahun-tahun.Namun, masih ada tantangan seperti biaya pengobatan yang mungkin sangat mahal dan perubahan sikap masyarakat terhadap teknologi pengeditan gen. Pengujian efek samping yang mungkin terjadi juga menjadi perhatian utama sebelum terapi ini bisa diterapkan secara luas.Perusahaan seperti CRISPR Therapeutics aktif mengembangkan terapi serupa untuk berbagai penyakit kardiovaskular lain. Mereka berharap dalam beberapa tahun ke depan, teknologi ini bisa menjadi solusi efektif untuk mengatasi sejumlah penyakit kronis yang umum di masyarakat.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.