Penemuan Baru Membalikkan Penolakan Organ Babi dalam Transplantasi Manusia
Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
13 Nov 2025
270 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Transplantasi ginjal babi ke manusia telah menunjukkan kemajuan signifikan dalam mencegah penolakan organ.
Penggunaan thymus dari babi berkontribusi besar terhadap keberhasilan fungsi ginjal babi dalam penerima.
Penelitian ini dapat meningkatkan hasil transplantasi organ untuk pasien hidup di masa depan.
Para ilmuwan berhasil membuat ginjal babi bertahan selama 61 hari setelah ditransplantasikan ke seorang pria yang otaknya sudah tidak berfungsi. Ini menjadi gabungan organ babi pertama yang bertahan paling lama pada manusia. Penelitian ini menjadi terobosan penting dalam mengatasi masalah penolakan organ dalam operasi transplantasi.
Organ yang digunakan dimodifikasi secara genetik untuk menghilangkan gula alpha-gal yang biasanya menyebabkan sistem kekebalan tubuh menolak organ tersebut. Selain ginjal, timus babi juga ditransplantasikan untuk membantu mengajari sistem imun manusia menerima organ baru tersebut.
Setelah transplantasi, ginjal babi berfungsi dengan baik dan mulai memproduksi urine, tetapi setelah sekitar satu bulan fungsi ginjal mulai menurun karena penolakan. Tim peneliti kemudian memberikan perawatan khusus dengan steroid dan obat untuk membantu mengatasi penolakan tersebut.
Perawatan ini ternyata berhasil mengembalikan fungsi ginjal dan menghentikan proses penolakan. Ini menunjukkan bahwa dengan pengobatan yang tepat, organ babi dapat bertahan lebih lama di tubuh manusia. Studi ini berkontribusi besar dalam memahami cara mengendalikan penolakan organ.
Hasil penelitian ini memberikan harapan baru bahwa di masa depan, organ babi modifikasi genetik bisa menjadi solusi untuk kekurangan donor organ manusia. Namun, masih perlu penelitian lebih lanjut untuk memastikan keamanan dan efektivitas jangka panjang pada pasien yang hidup.
Analisis Ahli
Muhammad Mohiuddin
Ini adalah bukti pertama yang menunjukkan bagaimana proses penolakan dapat dibalik, membuka jalan bagi peningkatan hasil transplantasi organ babi-ke-manusia.Robert Montgomery
Kombinasi transplantasi ginjal dan timus babi dapat memperbaiki kelangsungan hidup organ dengan cara mengajarkan sistem imun manusia agar menerima sel babi.

