Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Sony Terus Dorong Game Live Service Meski Destiny 2 dan Helldivers 2 Alami Penurunan

Teknologi
Permainan Console, PC, Mobile dan VR
gaming-pc-console-mobile (5mo ago) gaming-pc-console-mobile (5mo ago)
13 Nov 2025
229 dibaca
2 menit
Sony Terus Dorong Game Live Service Meski Destiny 2 dan Helldivers 2 Alami Penurunan

Rangkuman 15 Detik

Meskipun ada penurunan jumlah pemain, Destiny 2 dan Helldivers 2 masih memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan Sony.
Sony terus berinvestasi dalam game layanan langsung meskipun ada beberapa kegagalan proyek.
Tren live service masih menjadi fokus utama Sony, meskipun banyak gamer yang menginginkan lebih banyak game single-player.
Sony selama ini dikenal luas sebagai pembuat game single-player berkualitas tinggi. Namun, di era sekarang, mereka mulai merambah model game live service yang mengandalkan konten selalu diperbarui dan interaksi pemain sepanjang waktu. Langkah ini dilakukan agar tetap bersaing di pasar yang banyak berubah serta mendapat pendapatan berkelanjutan. Meskipun berita negatif muncul seperti penurunan nilai Bungie sebesar 200 juta dolar akibat Destiny 2 yang tidak memenuhi ekspektasi awal, sebenarnya Sony mengalami peningkatan pendapatan dari game live service yang kini mencapai 40% dari total pendapatan game first-party mereka. Bahkan game seperti MLB: The Show turut diperhitungkan sebagai bagian dari model live service. Sayangnya, beberapa game besar Sony yang mengusung konsep live service seperti Destiny 2 dan Helldivers 2 mengalami penurunan playerbase secara signifikan. Data dari Steam menunjukkan Destiny 2 mencapai puncak kurang dari 15.000 pemain aktif bersamaan yang merupakan rekor terendahnya, sementara Helldivers 2 juga menurun drastis dari periode dua tahun lalu. Sony juga sempat mengalami kegagalan dalam proyek seperti game live service dari Naughty Dog yang dibatalkan dan shooter Concord yang gagal secara komersial. Namun, mereka tetap melanjutkan pengembangan game live service lainnya termasuk game Horizon multiplayer MMO dan Ratchet & Clank multiplayer yang baru diumumkan. Meskipun ada kritik dari komunitas gamer yang lebih menyukai game single-player, fakta bahwa live service menyumbang pendapatan besar mendorong Sony dan banyak pengembang lain melanjutkan investasi di model ini. Jadi, model live service masih akan menjadi bagian penting dari strategi mereka kedepan.

Analisis Ahli

Jason Schreier
Meskipun beberapa game live service Sony mengalami penurunan pemain, pendekatan Sony untuk berinvestasi dalam model ini masuk akal secara finansial, tapi mereka harus memastikan kualitas game agar tidak kehilangan basis penggemar.
Imran Khan
Pasar game live service sangat kompetitif, dan Sony akan menghadapi tantangan besar untuk menyeimbangkan antara inovasi dan ekspektasi pemain yang sudah lama terbiasa dengan game single-player mereka.