Masayoshi Son Jual Saham NVIDIA Demi Taruhan Besar di Kecerdasan Buatan
Teknologi
Kecerdasan Buatan
12 Nov 2025
291 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Masayoshi Son dikenal karena pengambilan risiko besar dalam investasi.
Keputusan untuk menjual saham NVIDIA mencerminkan fokus baru SoftBank pada kecerdasan buatan.
Investasi yang sukses di Alibaba membantu Masayoshi Son pulih dari kerugian besar sebelumnya.
Masayoshi Son, pendiri SoftBank yang dikenal dengan keputusan bisnisnya yang penuh risiko, baru saja menjual seluruh saham SoftBank di perusahaan teknologi besar NVIDIA senilai 5,8 miliar dolar AS. Keputusan ini mengejutkan banyak pihak karena SoftBank memilih untuk mengalihkan fokus investasi mereka ke bidang kecerdasan buatan (AI), sebuah langkah yang dianggap berani dan sesuai dengan karakter Son selama ini.
Son pernah mengalami kerugian besar sepanjang kariernya, terutama di tahun 2000 saat bubble dot-com pecah dan menyebabkan nilai SoftBank merosot drastis. Kerugian pribadi Son mencapai 70 miliar dolar AS, tapi ia mampu bangkit dengan investasi kecil namun jitu di Alibaba yang kemudian berkembang menjadi nilai sebesar 150 miliar dolar AS pada tahun 2020.
Meskipun sukses dengan Alibaba, kenyataannya Son juga pernah membuat keputusan yang gagal, seperti investasi pada Uber dan WeWork yang berakhir dengan kerugian besar bagi SoftBank. Terlepas dari hal tersebut, Son selalu mempertaruhkan modal dan kepercayaannya di saat kondisi sulit, termasuk menerima investasi berisiko dari dana publik Arab Saudi.
Kebijakan terbaru SoftBank untuk menjual saham NVIDIA sekaligus berkomitmen melakukan investasi besar di OpenAI dan proyek pengembangan AI senilai 30 miliar dolar AS menunjukkan ambisi Son untuk memanfaatkan peluang pertumbuhan teknologi kecerdasan buatan yang dianggapnya sebagai masa depan industri teknologi.
Meski penjualan saham ini menimbulkan ketidakpastian di pasar, para analis menilai bahwa langkah SoftBank bukanlah sinyal kehati-hatian terhadap NVIDIA, melainkan kebutuhan modal untuk merangkul peluang baru di AI. Ini menjadi babak baru dalam perjalanan Masayoshi Son yang dikenal dengan segala taruhan besar dan dampak signifikan di dunia bisnis teknologi.
Analisis Ahli
Andrew Ng
Keputusan ini sangat menarik karena menunjukkan bagaimana investor besar memprioritaskan pengembangan kecerdasan buatan sebagai teknologi kunci masa depan.Mary Meeker
Langkah SoftBank merefleksikan pentingnya diversifikasi dalam portofolio teknologi, terutama ketika ada peluang luar biasa di bidang AI yang sedang naik daun.