Ilmuwan Temukan Udara Tertua 6 Juta Tahun di Antarktika untuk Pelajari Iklim Bumi
Sains
Iklim dan Lingkungan
11 Nov 2025
277 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Penemuan udara tertua di Antarktika memberikan wawasan baru tentang iklim purba Bumi.
Proyek COLDEX membantu memahami proses perubahan iklim alami di masa lalu.
Data dari penelitian ini diharapkan dapat memprediksi perubahan iklim modern akibat aktivitas manusia.
Para ilmuwan menemukan udara tertua yang pernah terperangkap di dalam es di kawasan Allan Hills, Antarktika. Udara ini berusia sekitar 6 juta tahun dan berasal dari era Miosen. Dengan mengebor es dari kedalaman lebih dari 200 meter, mereka berhasil mendapatkan sampel yang memungkinkan melihat kondisi iklim purba Bumi.
Dari analisis inti es yang sangat tua tersebut, diketahui bahwa suhu di Antarktika pada masa tersebut sekitar 12 derajat Celsius lebih hangat daripada saat ini. Penelitian ini membuktikan bahwa perubahan suhu menuju kondisi beku tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan secara bertahap selama jutaan tahun.
Selain itu, ilmuwan menggunakan isotop argon dan oksigen untuk mempelajari suhu dan kandungan gas rumah kaca pada masa lalu, seperti karbon dioksida. Penelitian dilakukan melalui proyek COLDEX yang didanai oleh National Science Foundation Amerika Serikat dan melibatkan beberapa inti es dari kedalaman berbeda.
Sebelumnya para peneliti berharap menemukan es yang berusia sekitar 3 juta tahun, tapi ternyata sampel yang ditemukan jauh lebih tua, membuka wawasan baru tentang iklim dan atmosfer Bumi yang tidak diketahui sebelumnya. Temuan ini sangat penting untuk memahami bagaimana perubahan iklim alami terjadi di masa lalu.
Penelitian ini diharapkan dapat membantu memprediksi arah perubahan iklim modern yang kini semakin cepat akibat aktivitas manusia. Studi ini sudah diterbitkan di jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences dan akan berlanjut hingga tahun 2031 untuk mengungkap data lebih lanjut dari es purba.
Analisis Ahli
Sarah Shackleton
Penemuan inti es yang sangat tua ini membuka jendela baru untuk memahami perubahan iklim alami yang memengaruhi bumi selama jutaan tahun dan bagaimana kita harus belajar dari masa lalu untuk masa depan.Ed Brook
Data sangat penting untuk memeriksa gas rumah kaca dan kadang-kadang membuka kejutan bahwa usia es yang bisa kami gali ternyata jauh lebih tua dari yang kami duga.

