Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Penemuan Jejak Manusia Purba di Bawah Es yang Mencair Akibat Perubahan Iklim

Sains
Iklim dan Lingkungan
CNBCIndonesia CNBCIndonesia
16 Sep 2025
275 dibaca
1 menit
Penemuan Jejak Manusia Purba di Bawah Es yang Mencair Akibat Perubahan Iklim

Rangkuman 15 Detik

Perubahan iklim membuka penemuan baru yang memberikan wawasan tentang sejarah manusia.
Penemuan arkeologis di bawah es membantu memahami kehidupan manusia di masa lalu.
Pengawetan material organik sangat penting untuk penelitian arkeologi.
Perubahan iklim global yang disebabkan oleh gas rumah kaca membuat suhu Bumi semakin panas. Akibatnya, lapisan es di berbagai wilayah mulai mencair, membuka peluang bagi ilmuwan menemukan hal-hal yang tersembunyi di bawah es selama ribuan tahun. Salah satu penemuan penting adalah jasad manusia purba bernama Otzi, yang ditemukan pada 1991 di Pegunungan Alpen. Jasad ini terawetkan dengan sangat baik karena lapisan es yang melindunginya selama ribuan tahun. Penemuan seperti serat tanaman, kayu, dan kulit yang terawetkan secara alami memberikan kesempatan unik bagi arkeolog untuk mempelajari kehidupan manusia pada masa Neolitikum di Pegunungan Alpen. Selain di Eropa, di Norwegia ditemukan terowongan berburu di dalam lapisan es yang menunjukkan aktivitas berburu rusa kutub sekitar 6.000 tahun lalu. Di Amerika Utara, ditemukan alat berburu purba berupa lembing di Pegunungan Rocky yang berusia lebih dari 10.000 tahun. Penemuan-penemuan ini membantu para ilmuwan mengembangkan bidang yang dikenal sebagai arkeologi bongkahan es, yang mempelajari artefak dan kehidupan purba yang selama ini tersembunyi di bawah lapisan es akibat perubahan iklim.

Analisis Ahli

Dr. Jane Goodall
Penemuan di bawah lapisan es merupakan tonggak penting dalam studi evolusi manusia, memberikan wawasan tak ternilai yang sebelumnya tidak mungkin didapatkan.
Prof. David Archer
Perubahan iklim semakin menunjukkan efek kompleks termasuk membuka lapisan es yang menyimpan informasi sejarah, namun ini juga menegaskan urgensi mitigasi untuk mencegah kerusakan lingkungan lebih lanjut.