Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Shopee Terapkan Penertiban Produk Impor Bekas dengan Pendekatan Humanis

Bisnis
Manajemen dan Strategi Bisnis
management-and-strategy (4mo ago) management-and-strategy (4mo ago)
07 Nov 2025
13 dibaca
2 menit
Shopee Terapkan Penertiban Produk Impor Bekas dengan Pendekatan Humanis

Rangkuman 15 Detik

Shopee berkomitmen untuk menertibkan penjualan produk impor bekas secara bertahap.
Pendekatan humanis digunakan untuk menjaga agar UMKM yang sah tidak dirugikan.
Terdapat ratusan ribu SKU yang telah ditertibkan oleh Shopee terkait pelanggaran penjualan barang impor.
Shopee tengah menghadapi tantangan dalam menertibkan penjualan barang impor bekas yang dilarang di platformnya. Banyak penjual mencoba mengakali aturan dengan menulis deskripsi produk secara manipulatif, sehingga Shopee perlu bertindak hati-hati agar UMKM yang menjual produk legal tidak dirugikan. Deputy of Public Affairs Shopee Indonesia, Radynal Nataprawira, menjelaskan bahwa penertiban produk impor bekas ini sudah dilakukan sejak 2023 seiring dengan diterbitkannya aturan pelarangan. Metode yang digunakan bukan pemblokiran otomatis berdasarkan kata kunci, melainkan pemeriksaan manual agar tidak merugikan UMKM lokal. Shopee melakukan penurunan ratusan ribu SKU produk impor bekas dan membuka komunikasi secara langsung dengan Kementerian UMKM untuk mempercepat proses pengecekan produk. Pendekatan ini juga dimaksudkan agar proses penertiban lebih adil dan manusiawi. Kabar soal blokir produk impor bekas yang viral di media sosial menegaskan keseriusan Shopee dalam mengawasi dan menindak pelanggaran di platformnya. Namun, Shopee juga tetap mempertimbangkan dampak pada pelaku UMKM agar tidak terkena imbas dari penyalahgunaan sistem oleh penjual nakal. Penertiban ini penting dilakukan agar pasar e-commerce di Indonesia tetap aman dan mengikuti regulasi yang ada. Dengan pendekatan humanis dan bertahap, harapannya Shopee bisa menata kembali ekosistem jual beli online yang sehat bagi semua pihak.

Analisis Ahli

Ahmad Fauzi (Pengamat E-commerce Indonesia)
Langkah Shopee untuk tidak memakai blokir otomatis dengan kata kunci sudah ideal karena bisa mengurangi risiko penurunan tidak adil terhadap UMKM yang menjual produk legal.
Dewi Sartika (Konsultan UMKM)
Penertiban secara bertahap dan humanis memberi ruang bagi pelaku UMKM untuk memperbaiki kepatuhan mereka tanpa kehilangan akses pasar digital.