Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Shopee Terapkan Penertiban Produk Impor Bekas Dengan Pendekatan Humanis

Bisnis
Manajemen dan Strategi Bisnis
News Publisher
07 Nov 2025
1470 dibaca
2 menit
Shopee Terapkan Penertiban Produk Impor Bekas Dengan Pendekatan Humanis

TLDR

Shopee berkomitmen untuk menertibkan penjualan produk impor bekas secara bertahap.
Pendekatan humanis digunakan untuk menjaga agar UMKM yang sah tidak dirugikan.
Terdapat ratusan ribu SKU yang telah ditertibkan oleh Shopee terkait pelanggaran penjualan barang impor.
Shopee tengah menghadapi tantangan dalam menertibkan penjualan barang impor bekas yang dilarang di platformnya. Banyak penjual mencoba mengakali aturan dengan menulis deskripsi produk secara manipulatif, sehingga Shopee perlu bertindak hati-hati agar UMKM yang menjual produk legal tidak dirugikan.Deputy of Public Affairs Shopee Indonesia, Radynal Nataprawira, menjelaskan bahwa penertiban produk impor bekas ini sudah dilakukan sejak 2023 seiring dengan diterbitkannya aturan pelarangan. Metode yang digunakan bukan pemblokiran otomatis berdasarkan kata kunci, melainkan pemeriksaan manual agar tidak merugikan UMKM lokal.Shopee melakukan penurunan ratusan ribu SKU produk impor bekas dan membuka komunikasi secara langsung dengan Kementerian UMKM untuk mempercepat proses pengecekan produk. Pendekatan ini juga dimaksudkan agar proses penertiban lebih adil dan manusiawi.Kabar soal blokir produk impor bekas yang viral di media sosial menegaskan keseriusan Shopee dalam mengawasi dan menindak pelanggaran di platformnya. Namun, Shopee juga tetap mempertimbangkan dampak pada pelaku UMKM agar tidak terkena imbas dari penyalahgunaan sistem oleh penjual nakal.Penertiban ini penting dilakukan agar pasar e-commerce di Indonesia tetap aman dan mengikuti regulasi yang ada. Dengan pendekatan humanis dan bertahap, harapannya Shopee bisa menata kembali ekosistem jual beli online yang sehat bagi semua pihak.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.