Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Nvidia Belum Rencana Jual Chip Blackwell Ke China Karena Kebijakan AS

Teknologi
Kecerdasan Buatan
News Publisher
07 Nov 2025
117 dibaca
1 menit
Nvidia Belum Rencana Jual Chip Blackwell Ke China Karena Kebijakan AS

TLDR

Nvidia menghadapi tantangan besar dalam menjual chip AI canggih ke Cina akibat kebijakan pemerintah AS.
Jensen Huang berharap akan ada perubahan dalam kebijakan Cina yang memungkinkan pengembalian produk Nvidia ke pasar.
Kunjungan Huang ke Taiwan menunjukkan hubungan penting antara Nvidia dan TSMC dalam industri semikonduktor.
Nvidia dan CEO-nya Jensen Huang menyatakan tidak ada rencana untuk menjual chip AI terbaru mereka, Blackwell, ke China karena kebijakan pembatasan dari pemerintah Amerika Serikat. Hal ini disebabkan karena AS takut chip tersebut bisa digunakan oleh militer dan memperkuat industri AI domestik China.Spekulasi sebelumnya menyebutkan ada kemungkinan pembicaraan antara Presiden Donald Trump dan Presiden Xi Jinping untuk memungkinkan versi chip yang dikurangi dijual di China. Namun, belum ada tanda-tanda kesepakatan seperti itu terjadi hingga sekarang.Jensen Huang menegaskan bahwa keputusan untuk menerima produk Nvidia kembali di pasar China masih bergantung pada perubahan kebijakan dari pihak China. Hingga kini, pangsa pasar Nvidia di China untuk chip AI canggih masih nol.Selain membahas pembatasan penjualan chip, Huang juga mengunjungi Taiwan, tempat perusahaan manufaktur chip utama, Taiwan Semiconductor Manufacturing Co, bermitra dengan Nvidia. Kunjungan ini menunjukkan pentingnya hubungan manufaktur dalam rantai pasok teknologi Nvidia.Meski ada pembatasan, Nvidia masih diizinkan menjual chip H20 ke China. Namun, ketidaktertarikan China terhadap produk Nvidia membuat perusahaan ini kehilangan peluang signifikan di pasar chip AI canggih terbesar kedua di dunia.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.