Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Kontroversi Nexperia: Cina, AS, dan Tantangan Investasi Asing di Eropa

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
investment-and-capital-markets (4mo ago) investment-and-capital-markets (4mo ago)
05 Nov 2025
125 dibaca
2 menit
Kontroversi Nexperia: Cina, AS, dan Tantangan Investasi Asing di Eropa

Rangkuman 15 Detik

Pengambilalihan Nexperia oleh Belanda menunjukkan meningkatnya perhatian terhadap keamanan nasional terkait investasi asing.
Respon Tiongkok dengan kontrol ekspor mencerminkan dampak dari ketegangan geopolitik antara negara-negara besar.
Eropa perlu mengevaluasi kebijakan investasi asingnya untuk melindungi kepentingan nasional di tengah tekanan dari AS dan ketergantungan pada rantai pasokan Tiongkok.
Cerita tentang Nexperia, perusahaan chip yang berbasis di Belanda tapi dimiliki oleh perusahaan Cina, menjadi topik panas karena melibatkan ketegangan antara Amerika Serikat dan Cina. Pemerintah Belanda mengambil alih Nexperia dengan alasan keamanan nasional menggunakan undang-undang lama dari tahun 1952, yang jarang dipakai sebelumnya. Hal ini menunjukan ada kekhawatiran besar tentang siapa yang menguasai teknologi penting di Eropa. Sebagai reaksi atas penyitaan tersebut, pemerintah Cina membatasi ekspor chip yang dibuat oleh Nexperia di fasilitas mereka. Langkah ini sempat menyebabkan kekhawatiran akan gangguan besar di pasokan chip global. Namun setelah negoiasi antara kementerian perdagangan Cina dan perusahaan-perusahaan di Eropa, situasi membaik dan gangguan besar dapat dihindari. Kasus ini memicu diskusi luas di Eropa soal bagaimana cara menangani investasi asing, terutama dari Cina, yang semakin ketat disebabkan tekanan dari Amerika Serikat. Banyak negara Eropa mulai menyadari bahwa mereka perlu memiliki proses penyaringan investasi asing yang lebih baik agar keamanan nasional tidak terancam. Nexperia sendiri pernah diakuisisi oleh Wingtech Technology, perusahaan Cina, pada tahun 2019. Akuisisi ini menjadi rekor besar dalam industri semikonduktor karena mengubah Wingtech dari produsen elektronik sederhana menjadi pemain besar dunia di sektor chip, khususnya untuk mobil dan industri lain yang masih memakai teknologi lama. Masalah ini menegaskan perlunya keseimbangan antara menjaga keamanan nasional dan tetap terbuka terhadap investasi asing agar pasar tetap sehat. Eropa harus mengembangkan kebijakan yang menjaga kedaulatan teknologi sekaligus tidak menutup diri dari perkembangan global di bidang penting seperti semikonduktor.

Analisis Ahli

Sacha Courtial
Kondisi sekarang adalah akibat dari kebijakan lepas selama beberapa dekade yang tidak menyediakan proses penyaringan investasi asing yang memadai.
Laila Khawaja
Akuisisi Wingtech mengubah perusahaan tersebut dari produsen elektronik kelas bawah menjadi pemain global di semikonduktor, menandai transformasi industri penting.