Studio Ghibli dan Organisasi Jepang Tolak OpenAI Gunakan Konten tanpa Izin
Teknologi
Kecerdasan Buatan
04 Nov 2025
107 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
OpenAI menghadapi tuntutan dari organisasi Jepang terkait penggunaan konten berhak cipta.
Studio Ghibli dan Hayao Miyazaki mengekspresikan ketidakpuasan terhadap penggunaan AI dalam menghasilkan karya yang menyerupai ciptaan mereka.
Hukum hak cipta di Jepang lebih ketat dan memerlukan izin sebelum menggunakan karya berhak cipta dibandingkan dengan AS.
Baru-baru ini, organisasi perdagangan Jepang bernama CODA meminta OpenAI untuk tidak memakai karya berhak cipta anggotanya, termasuk Studio Ghibli, tanpa izin untuk melatih model AI mereka. Hal ini muncul karena produk AI OpenAI memudahkan pengguna membuat gambar serta video yang meniru gaya dan karakter milik Studio Ghibli.
Studio Ghibli dikenal dengan film terkenal seperti 'Spirited Away' dan 'My Neighbor Totoro'. Banyak penggemar menggunakan fitur AI untuk mengubah gambar selfie atau hewan peliharaan mereka menjadi dalam gaya animasi studio tersebut. Bahkan CEO OpenAI, Sam Altman, memakai gambar profil bergaya Ghibli di media sosial.
CODA menyampaikan bahwa dalam sistem hukum Jepang, menggunakan karya berhak cipta tanpa izin sebelumnya dianggap pelanggaran. Berbeda dengan pendekatan OpenAI yang sering memilih 'minta maaf saja' setelah konten digunakan, sikap ini dipandang tidak sesuai dengan hukum Jepang yang ketat.
Sementara itu, hukum di Amerika Serikat masih belum jelas mengatur masalah ini. Meskipun ada putusan pengadilan yang membolehkan pelatihan AI menggunakan buku berhak cipta, hal itu tidak menghentikan kontroversi dan tuntutan dari berbagai pihak, termasuk Nintendo dan keluarga tokoh terkenal.
Hayao Miyazaki dari Studio Ghibli pernah mengungkapkan ketidaksukaannya terhadap animasi 3D buatan AI, bahkan menyebutnya sebagai penghinaan terhadap bentuk seni dan kehidupan, menandakan kekhawatiran serius dari para kreator asli.
Analisis Ahli
Lawrence Lessig
Penggunaan karya berhak cipta untuk pelatihan AI harus diatur ulang agar seimbang antara hak kreator dan kemajuan teknologi, tapi sampai saat ini regulasi masih sangat ketinggalan zaman.Cathy O'Neil
AI yang digunakan tanpa izin legal bisa memperbesar masalah etika dan sosial; transparansi dan izin merupakan fondasi untuk penggunaan AI yang adil.
