Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

MERIO dan TEKEVER Ciptakan Drone Penanda Sasaran Laser untuk Operasi Militer Aman

Teknologi
Robotika
News Publisher
02 Nov 2025
295 dibaca
1 menit
MERIO dan TEKEVER Ciptakan Drone Penanda Sasaran Laser untuk Operasi Militer Aman

AI summary

Teknologi laser desainator pada drone meningkatkan keselamatan pasukan dengan memungkinkan penandaan target dari jarak jauh.
Kolaborasi antara Merio dan TEKEVER menunjukkan kemajuan Eropa dalam pengembangan teknologi militer mandiri.
Sistem ini mendukung konsep perang yang terhubung dan jaringan, memperkuat koordinasi antara berbagai platform militer.
MERIO, perusahaan asal Prancis, merilis Milvus, sistem laser designator yang ringan dan kecil yang dapat dipasang di drone. Sistem ini memungkinkan drone menandai sasaran dengan laser yang sangat akurat.Sebelumnya, laser designator umumnya digunakan oleh pasukan darat atau pesawat berawak yang menempatkan manusia dekat dengan zona bahaya. Dengan Milvus, penandaan sasaran bisa dilakukan dari jarak jauh tanpa risiko.Milvus memiliki kamera Full HD dengan zoom optik 30 sampai 36 kali, sensor inframerah dengan zoom optical 15 kali, dan laser rangefinder hingga 12 kilometer, semua dalam berat hanya 2,8 kg.MERIO bekerja sama dengan TEKEVER, pembuat drone dari Portugal, untuk mengintegrasikan Milvus ke dalam drone mereka. Kerjasama ini bertujuan meningkatkan kemampuan pengintaian dan penargetan Eropa.Teknologi ini meningkatkan keselamatan tentara, presisi serangan untuk mengurangi kerusakan samping, serta mendukung konsep peperangan terhubung, dimana drone menandai sasaran dan aset lain menyerang secara terkoordinasi.

Experts Analysis

Dr. Jean-Marc Dupont (Ahli Pertahanan dan Teknologi Militer)
Sistem laser designator yang ringan dan bisa diintegrasikan ke drone membuka peluang baru dalam operasi militer tak berawak dengan tingkat risiko rendah dan presisi tinggi, menjawab kebutuhan modern untuk mengurangi korban jiwa di medan tempur.
Editorial Note
Inovasi ini merupakan lompatan besar dalam meningkatkan kemampuan ISR dan serangan presisi di medan perang modern, sekaligus menempatkan keselamatan tentara di prioritas utama. Namun, penerapan teknologi ini juga menuntut peningkatan keamanan data dan interoperabilitas antar platform agar jaringan tempur benar-benar efektif.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.