Percobaan Hujan Buatan Gagal, Polusi Udara Delhi Masih Parah
Sains
Iklim dan Lingkungan
31 Okt 2025
149 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Eksperimen cloud seeding di Delhi tidak efektif karena kondisi atmosfer yang tidak mendukung.
Perbaikan kualitas udara lebih terkait dengan perubahan cuaca daripada intervensi buatan.
Solusi jangka panjang untuk polusi udara di Delhi harus fokus pada pengendalian sumber emisi dan regulasi yang lebih ketat.
Setiap musim dingin, kota Delhi di India mengalami polusi udara yang sangat parah akibat kendaraan bermotor, industri, dan pembakaran limbah pertanian di wilayah sekitarnya. Polusi ini membuat kualitas udara menjadi sangat buruk, bahkan mencapai tingkat yang 20 kali lipat lebih tinggi dari batas yang dianjurkan oleh WHO. Pemerintah mencoba berbagai cara untuk mengatasi masalah ini, namun belum berhasil secara efektif.
Pada 28 Oktober, pemerintah India bersama dengan Indian Institute of Technology (IIT) Kanpur melakukan eksperimen cloud seeding, yaitu melepaskan partikel tertentu ke udara dengan tujuan memicu hujan buatan agar polusi bisa berkurang. Pesawat terbang melepaskan partikel seperti perak iodida dan natrium klorida di atas wilayah Delhi untuk mendorong pengembunan dan pembentukan hujan.
Sayangnya, eksperimen ini gagal memicu hujan karena kondisi atmosfer saat itu terlalu kering. Para ilmuwan menjelaskan bahwa cloud seeding hanya efektif jika sudah ada awan basah dan cukup kandungan uap air, sedangkan waktu tersebut, cuaca di Delhi malah sangat kering dan stabil. Penurunan polusi yang terjadi lebih disebabkan oleh perubahan cuaca alami bukan karena cloud seeding.
Selain itu, pembakaran limbah dan emisi kendaraan serta industri masih menjadi sumber utama polusi di Delhi. Upaya penutupan sementara industri dan pelarangan kembang api selama perayaan Diwali pun kurang efektif karena kurangnya kepatuhan dan pengawasan. Ilmuwan menegaskan bahwa hujan alami yang turun pun hanya menurunkan polusi dalam waktu singkat.
Kesimpulannya, cloud seeding bukan solusi jangka panjang untuk polusi udara Delhi. Para ahli menekankan bahwa solusi nyata harus melalui pengendalian sumber polusi dengan regulasi ketat dan tindakan mitigasi yang terarah. Tanpa mengatasi penyebab polusi, kualitas udara tidak akan membaik secara signifikan.
Analisis Ahli
Shahzad Gani
Penurunan polusi yang terjadi tidak ada hubungannya dengan cloud seeding, karena kondisi cuaca yang berubah adalah faktor utama.Roxy Mathew Koll
Cloud seeding hanya efektif jika ada awan basah dan cukup air; saat kondisi kering, metode ini tidak berhasil.Manindra Agrawal
Eksperimen cloud seeding akan ditunda hingga kadar kelembapan awan mencapai 40-50%.

