Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Penemuan Tunneling Kuantum Makroskopis Raih Nobel Fisika 2025

Sains
Fisika dan Kimia
LiveScience LiveScience
07 Okt 2025
158 dibaca
2 menit
Penemuan Tunneling Kuantum Makroskopis Raih Nobel Fisika 2025

Rangkuman 15 Detik

Penemuan terowongan kuantum membuka jalan untuk pengembangan teknologi kuantum modern.
Sirkuit listrik yang besar dapat menunjukkan perilaku kuantum, yang sebelumnya hanya terlihat pada partikel tunggal.
Penelitian ini menunjukkan pentingnya mekanika kuantum dalam teknologi digital dan komputer.
Pada tahun 2025, Nobel Fisika diberikan kepada tiga ilmuwan yakni John Clarke, Michel H. Devoret, dan John M. Martinis atas penemuan tunneling kuantum makroskopis dalam sirkuit listrik yang cukup besar untuk dapat dipegang dengan tangan. Penemuan ini membuka cara baru melihat mekanika kuantum yang sebelumnya hanya dikenali pada partikel kecil. Penelitian mereka menggunakan Josephson junction yang terdiri dari dua superkonduktor dengan penghalang insulator tipis yang memungkinkan pengamatan partikel Cooper pairs yang bersifat superfluid. Melalui eksperimen, mereka menunjukkan bahwa meskipun objek tersebut makroskopis, partikel-partikel tersebut tetap menunjukkan perilaku kuantum seperti tunneling dan kuantisasi energi. Tunneling kuantum memungkinkan partikel melewati hambatan yang secara fisik tidak dapat ditembus berdasarkan hukum fisika klasik. Penemuan ini menunjukkan bahwa energi partikel dalam sistem tersebut terkuantisasi, layaknya atom buatan yang dapat digunakan sebagai dasar teknologi baru. Karya mereka memberikan fondasi penting bagi teknologi kuantum modern, termasuk pengembangan chip mikro canggih dan komputer kuantum yang diharapkan bisa mengatasi limitasi komputasi saat ini. Penemuan ini juga menjadi terobosan penting dalam pemahaman bagaimana partikel-partikel bisa berperilaku secara kolektif di tingkat makroskopis. Royal Swedish Academy of Sciences menyebut penemuan ini sebagai kejutan besar dan menegaskan bahwa mekanika kuantum terus memberikan kejutan dan kemajuan teknologi yang sangat berguna bagi kehidupan digital masa kini dan masa depan.

Analisis Ahli

Olle Eriksson
Penemuan ini adalah bukti bahwa mekanika kuantum yang telah berusia lebih dari satu abad terus memberikan kejutan dan menjadi fondasi penting untuk teknologi digital masa depan yang lebih maju.