Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Misteri Capotauro: Galaksi Tertua atau Bintang Gagal Paling Dingin di Galaksi Kita?

Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
LiveScience LiveScience
28 Okt 2025
299 dibaca
2 menit
Misteri Capotauro: Galaksi Tertua atau Bintang Gagal Paling Dingin di Galaksi Kita?

Rangkuman 15 Detik

Capotauro mungkin adalah galaksi tertua yang dikenal, terbentuk hanya 100 juta tahun setelah Big Bang.
Ada kemungkinan bahwa Capotauro adalah bintang coklat yang sangat dingin dan jauh di galaksi kita.
Penemuan ini dapat menantang pemahaman kita tentang pembentukan dan evolusi galaksi.
Teleskop Luar Angkasa James Webb (JWST) menemukan sebuah objek sangat terang bernama Capotauro yang bisa jadi merupakan galaksi tertua yang pernah ada, terbentuk sekitar 100 juta tahun setelah Big Bang. Ini akan menggeser catatan usia galaksi tertua lebih tua sekitar 200 juta tahun dari yang diketahui selama ini. Namun, ada kemungkinan lain bahwa Capotauro bukan galaksi, melainkan kerdil coklat — sebuah bintang gagal yang suhunya hanya sekitar 27 derajat Celsius dan terletak di tepian galaksi Bima Sakti. Ini menjadikannya kerdil coklat paling dingin dan terjauh yang pernah ditemukan di galaksi kita. Penelitian dilakukan menggunakan data dari instrumen NIRCam dan NIRSpec pada JWST yang mengambil gambar dan spektrum dari objek tersebut di berbagai panjang gelombang. Namun data ini masih belum cukup menentukan identitas objek secara pasti karena keterbatasan resolusi dan data yang terbatas. Peneliti memakai berbagai model untuk menguji kemungkinan apakah Capotauro adalah galaksi tua, kerdil coklat, atau objek aneh lain seperti exoplanet, namun hasilnya tetap ambiguitas dan memerlukan pengamatan lebih lanjut dengan data yang lebih detail. Tim peneliti telah mengajukan permohonan untuk mengamati Capotauro lebih mendalam menggunakan JWST agar bisa memecahkan misteri ini. Mereka juga mencari objek serupa di bagian lain alam semesta untuk memastikan fenomena yang sama terjadi di tempat lain.

Analisis Ahli

Muhammad Latif
Capotauro adalah salah satu penemuan paling membingungkan dari JWST saat ini dan mendorong batas pengetahuan kita tentang alam semesta.