Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Meta Investasi Besar di AI, Pendapatan Naik Tapi Laba Turun Q3 2024

Teknologi
Kecerdasan Buatan
artificial-intelligence (5mo ago) artificial-intelligence (5mo ago)
30 Okt 2025
32 dibaca
2 menit
Meta Investasi Besar di AI, Pendapatan Naik Tapi Laba Turun Q3 2024

Rangkuman 15 Detik

Meta mengalami lonjakan pendapatan tetapi mengalami kerugian pada pendapatan per saham karena biaya yang tidak terduga.
Perusahaan berinvestasi besar-besaran dalam pengembangan AI dan infrastruktur untuk mendukung bisnis iklannya.
Meta harus menghadapi tantangan dalam menjelaskan nilai tambah dari produk perangkat kerasnya kepada konsumen.
Pada kuartal ketiga tahun 2024, Meta melaporkan pendapatan sebesar 51,24 miliar dolar yang melampaui ekspektasi pasar sebesar 49,6 miliar dolar. Namun, laba per saham (EPS) hanya mencapai 1,05 dolar, jauh di bawah estimasi 6,72 dolar, terutama karena adanya biaya satu kali terkait pajak dan peningkatan pengeluaran modal. Perusahaan terus berinvestasi besar-besaran untuk mengembangkan kecerdasan buatan (AI), termasuk mengakuisisi Scale AI dan merekrut CEO mereka sebagai chief AI officer. Selain itu, Meta membangun pusat data baru dan mengamankan pembiayaan besar-besaran untuk proyek infrastruktur Hyperion di Louisiana. Belanja modal Meta untuk tahun ini naik menjadi 70-72 miliar dolar, lebih tinggi dari sebelumnya, dan diperkirakan akan meningkat lebih banyak lagi pada tahun 2026. Kenaikan biaya infrastruktur, cloud, dan kompensasi karyawan, khususnya talenta AI, menjadi penyebab utama. Di sisi lain, Meta melakukan pemutusan kerja terhadap sekitar 600 karyawan di divisi AI sebagai bagian dari penyesuaian operasional. Tidak seperti pesaing seperti Amazon, Google, dan Microsoft, Meta fokus menggunakan AI untuk mendukung bisnis iklan dan produk konsumen, bukan menjual AI ke perusahaan lain. Meta juga memasukkan teknologi AI ke dalam produk perangkat kerasnya seperti kacamata pintar Ray-Ban dan headset Quest 3, meskipun ada skeptisisme dari beberapa pengamat soal arah dan manfaat nyata dari produk XR dan AI ini bagi pengguna akhir.

Analisis Ahli

Olivier Blanchard
Meta masih belum jelas dalam menentukan masalah apa yang harus diselesaikan produk XR dan AI-nya serta belum mampu menghadirkan pengalaman menarik bagi konsumen melalui produknya.