Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Meta Fokus AI dan Kacamata Pintar di Tengah Kegagalan Metaverse

Teknologi
Kecerdasan Buatan
artificial-intelligence (6mo ago) artificial-intelligence (6mo ago)
10 Sep 2025
211 dibaca
2 menit
Meta Fokus AI dan Kacamata Pintar di Tengah Kegagalan Metaverse

Rangkuman 15 Detik

Meta berfokus pada pengembangan kecerdasan buatan setelah kegagalan Metaverse.
Hasil keuangan Meta menunjukkan pertumbuhan yang signifikan berkat kemajuan dalam sistem rekomendasi AI.
Connect conference akan menjadi platform untuk menunjukkan kemajuan dalam produk AI dan kacamata pintar.
Meta, yang sebelumnya dikenal sebagai Facebook, telah bertransformasi dari perusahaan media sosial menjadi perusahaan teknologi yang berfokus pada kecerdasan buatan (AI). Setelah kegagalan besar di metaverse, Meta mengalihkan perhatiannya ke AI yang diyakini bisa membawa mereka ke puncak perlombaan teknologi di masa depan. Pada laporan keuangan kuartal kedua tahun fiskal 2025, Meta melaporkan pendapatan sebesar 47,52 miliar USD, meningkat 22% dibandingkan tahun sebelumnya. Mark Zuckerberg menyatakan bahwa AI telah meningkatkan cara perusahaan menampilkan konten sehingga pengguna menghabiskan lebih banyak waktu di platform Facebook dan Instagram. Meta berinvestasi besar dalam infrastruktur AI dan menggaet banyak pakar di bidang ini dari berbagai perusahaan lain. Selain itu, Meta juga akan menggunakan konferensi tahunan Connect pada September 2025 untuk meluncurkan produk wearable baru berupa kacamata pintar Hypernova dengan harga sekitar 800 USD serta gelang tangan yang memungkinkan pengoperasian perangkat dengan gestur tangan. Analis dari Bank of America memberikan rating beli untuk saham Meta dengan target harga 900 USD, menganggap bahwa perusahaan memiliki potensi pertumbuhan besar dari AI serta peluang untuk mengubah investasinya menjadi keuntungan jangka panjang. Namun, mereka juga mengingatkan potensi risiko dari kompetisi dan isu privasi yang bisa memengaruhi pendapatan. Secara keseluruhan, Meta sedang berupaya keras memposisikan diri sebagai pemimpin di bidang AI sambil mengembangkan ekosistem produk wearable yang terintegrasi, yang dapat membuka potensi baru untuk masa depan teknologi dan bisnis perusahaan.

Analisis Ahli

Justin Post
Memberikan rating beli dan target harga saham 900 USD berdasarkan estimasi pendapatan dan potensi pertumbuhan AI Meta yang mengungguli rata-rata pasar.
Nitin Bansa
Menyarankan perlu ada peta jalan jelas tentang bagaimana investasi AI akan menghasilkan pertumbuhan jangka panjang serta efisiensi biaya, terutama dengan pengurangan beban Metaverse.