Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Meta Tingkatkan Investasi AI Besar-besaran Demi Optimalkan Bisnis Iklan

Teknologi
Kecerdasan Buatan
YahooFinance YahooFinance
28 Okt 2025
292 dibaca
2 menit
Meta Tingkatkan Investasi AI Besar-besaran Demi Optimalkan Bisnis Iklan

Rangkuman 15 Detik

Meta berinvestasi besar dalam infrastruktur AI untuk meningkatkan efisiensi iklan.
Pendapatan iklan Meta diharapkan tumbuh signifikan pada kuartal ketiga.
Zuckerberg menekankan pentingnya AI dalam meningkatkan keterlibatan pengguna di platformnya.
Meta sedang bersiap melaporkan pendapatan kuartal ketiga sambil terus mengeluarkan dana besar untuk pengembangan kecerdasan buatan (AI). Perusahaan berencana menghabiskan sekitar 72 miliar dolar AS pada tahun 2025 untuk membangun infrastruktur AI dan merekrut ahli di bidang tersebut, meningkat dari perkiraan awal 65 miliar dolar AS. Langkah ini menjadi bagian dari strategi mereka untuk memperkuat bisnis periklanan dan engagement pengguna. Investasi besar-besaran Meta meliputi pembelian saham di Scale AI, pembangunan pusat data di El Paso, Texas, serta kesepakatan pendanaan senilai 27 miliar dolar untuk pusat data Hyperion di Louisiana. Selain itu, mereka juga merekrut banyak pakar AI dari perusahaan teknologi besar seperti OpenAI dan Apple, meskipun di sisi lain perusahaan melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap sekitar 600 karyawannya di divisi AI. Prediksi untuk kuartal ketiga menunjukkan Meta akan mencatat laba per saham sebesar 6,72 dolar dan pendapatan mencapai 49,6 miliar dolar, naik signifikan dari tahun sebelumnya yang mencatat 6,03 dolar per saham dan pendapatan 40,6 miliar dolar. Pendapatan dari iklan juga diperkirakan naik 21% menjadi 48,6 miliar dolar, menandakan AI berkontribusi besar dalam meningkatkan efisiensi iklan dan waktu pengguna di platform Meta. Berbeda dengan perusahaan seperti Amazon, Google, dan Microsoft yang juga berinvestasi dalam AI untuk layanan cloud mereka, Meta menggunakan AI secara eksklusif untuk memperkuat sistem iklan dan pengalaman pengguna, termasuk di platform Facebook dan Instagram. CEO Mark Zuckerberg menjelaskan bahwa AI membantu meningkatkan konversi iklan dan memperpanjang waktu yang dihabiskan pengguna dalam aplikasi Meta. Selain aplikasi di iklan, Meta juga mengintegrasikan AI ke produk hardware seperti kacamata pintar Ray-Ban Meta dan headset Quest 3. Namun, beberapa analis menyatakan keraguan apakah penggunaan AI dan pengembangan hardware ini sudah fokus pada solusi yang dibutuhkan konsumen dan pengalaman pengguna yang berarti. Meski demikian, bisnis iklan Meta diperkirakan tetap kuat pada kuartal ini.

Analisis Ahli

Olivier Blanchard
Saya kurang optimis pada Meta karena kepemimpinan senior masih belum jelas soal masalah mana yang harus diselesaikan oleh produk mereka dan pengalaman seperti apa yang dapat mereka ciptakan, khususnya untuk segmen XR dan AI.