Prospek Salesforce 2026: Pertumbuhan Pendapatan dan Strategi AI yang Menjanjikan
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
29 Okt 2025
67 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Salesforce, Inc. memiliki target pendapatan ambisius untuk FY30 yang menunjukkan pertumbuhan yang kuat.
Analisis dari TD Cowen menunjukkan keyakinan pada kekuatan perusahaan dalam perangkat lunak enterprise dan strategi AI.
Rekomendasi yang berbeda dari analis menunjukkan ketidakpastian di pasar tentang masa depan Salesforce, Inc.
Salesforce, Inc. adalah perusahaan teknologi yang menyediakan solusi manajemen hubungan pelanggan (CRM) dengan integrasi AI untuk meningkatkan fungsi penjualan, layanan, pemasaran, dan perdagangan bagi bisnis. Baru-baru ini, di acara Dreamforce 2025, perusahaan menetapkan target pendapatan baru yang ambisius untuk masa depan.
Pada tanggal 17 Oktober, analis Michael Turrin dari Wells Fargo mempertahankan peringkat Hold untuk saham Salesforce dengan target harga Rp 4.43 juta ($265) . Sementara itu, TD Cowen memberikan peringkat Buy dengan target harga lebih tinggi sebesar Rp 5.59 juta ($335) , menunjukkan optimisme mereka terhadap kekuatan perusahaan di sektor software enterprise.
Salesforce mengumumkan target pendapatan lebih dari Rp 1.00 quadriliun ($60 miliar) pada tahun fiskal 2030, yang menunjukkan rata-rata pertumbuhan tahunan organik sebesar 10% mulai tahun 2026 hingga 2030. Ini merupakan indikasi kuat bahwa perusahaan berencana memperkuat posisinya di pasar dalam jangka panjang.
Strategi perusahaan untuk memperkuat posisi pasar berfokus pada penggabungan alur kerja AI dalam platform Customer 360 yang terintegrasi di berbagai cloud, serta pengembangan platform baru bernama Agentforce yang diyakini akan mempercepat adopsi teknologi inovatif oleh pelanggan.
Meskipun ada kekhawatiran atas risiko disruptif AI dan beberapa perbedaan pandangan analis, para ahli melihat bahwa potensi kenaikan nilai perusahaan masih besar seiring Salesforce menjalankan strategi AI dan pertumbuhan platformnya dengan serius hingga 2030.
Analisis Ahli
Michael Turrin
Rating Hold dengan target harga konservatif menunjukkan kehati-hatian terhadap risiko pasar dan disruptif AI.TD Cowen
Memandang Salesforce sebagai pemimpin inovasi dalam software enterprise dengan potensi pertumbuhan signifikan melalui integrasi AI dan platform baru.