Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

General Atomics Hidupkan Kembali Teknologi Railgun untuk Pertahanan Rudal Guam

Sains
Fisika dan Kimia
physics-and-chemistry (5mo ago) physics-and-chemistry (5mo ago)
29 Okt 2025
59 dibaca
2 menit
General Atomics Hidupkan Kembali Teknologi Railgun untuk Pertahanan Rudal Guam

Rangkuman 15 Detik

General Atomics berusaha mengembangkan kembali teknologi railgun untuk meningkatkan sistem pertahanan udara AS.
Guam dianggap sebagai lokasi strategis yang memerlukan pertahanan yang lebih kuat terhadap ancaman misil.
Teknologi railgun berpotensi menjadi solusi biaya efektif dalam menghadapi serangan misil massal.
General Atomics, perusahaan pertahanan berbasis di California, sedang menghidupkan kembali teknologi electromagnetic railgun yang sempat dihentikan oleh Angkatan Laut dan Angkatan Darat AS pada 2021. Teknologi ini dipamerkan pada pertemuan tahunan Asosiasi Angkatan Darat AS di Washington DC sebagai bagian dari upaya terbaru AS memperkuat sistem pertahanan udara dan misilnya. Railgun adalah sistem senjata yang menggunakan gaya elektromagnetik untuk meluncurkan proyektil dengan kecepatan sangat tinggi. General Atomics mengklaim sistem mereka dapat menembakkan proyektil hingga Mach 6 dan mengeluarkan energi sampai 32 megajoule, menjadikannya efektif untuk mencegat rudal jelajah dan balistik secara cepat dan berulang. Setelah membatalkan program railgun karena biaya dan masalah teknis, General Atomics terus melakukan penelitian dan kini mengklaim berhasil mengatasi masalah utama seperti keausan laras dan integrasi daya. Hal ini membuat mereka optimis sistem ini bisa segera dioperasikan secara nyata di lingkungan militer. Railgun diharapkan akan menjadi bagian penting dari pertahanan terminal, khususnya dalam melindungi Guam, sebuah wilayah AS yang rentan terhadap serangan rudal dari China. Pemerintah AS sudah meluncurkan inisiatif untuk memperkuat pertahanan udara Guam, dan railgun bisa memberikan opsi tembakan cepat dan daya tembak berulang melawan serangan besar-besaran. Teknologi railgun juga mendapat perhatian dari negara lain termasuk Jepang, China, Prancis, dan Jerman, yang sedang mengembangkan sistem serupa. General Atomics mengaku mendapat kerja sama dari pemerintah asing dan melihat peluang besar bagi railgun dalam membentuk masa depan pertahanan udara dan rudal global.

Analisis Ahli

Mike Rucker
Kami sudah memecahkan masalah teknis utama dan kini fokus pada membuat sistem ini operasional dan mudah digunakan oleh pasukan di lapangan.