Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

China Kenalkan Sistem Pertahanan Rudal Global Pertama dengan Teknologi Canggih

Teknologi
Keamanan Siber
InterestingEngineering InterestingEngineering
30 Sep 2025
149 dibaca
2 menit
China Kenalkan Sistem Pertahanan Rudal Global Pertama dengan Teknologi Canggih

Rangkuman 15 Detik

China telah mengembangkan sistem pertahanan global yang dapat mendeteksi dan melacak misil secara real-time.
Prototipe sistem ini menunjukkan kemajuan signifikan dalam pengintegrasian data dari berbagai sumber.
Proyek Golden Dome Amerika Serikat menghadapi banyak kesulitan dan keterlambatan dalam pengembangannya.
China telah mengembangkan sebuah prototipe sistem perlindungan global terhadap serangan rudal yang disebut 'platform deteksi peringatan dini big data terdistribusi'. Sistem ini mampu memantau dan melacak hingga 1.000 rudal yang diluncurkan dari mana saja di dunia secara bersamaan. Sistem ini mendapat data dari berbagai sumber seperti satelit, radar, serta sensor optik yang tersebar di darat, laut, udara, dan ruang angkasa. Sistem ini diciptakan oleh tim yang dipimpin oleh Li Xudong dari Institut Riset Teknologi Elektronika Nanjing. Dengan teknologi ini, tantangan dalam menggabungkan data dari berbagai sumber dan dari perangkat yang berbeda dapat terselesaikan. Sistem mampu mengkoordinasikan hingga ribuan tugas pengolahan data secara bersamaan untuk menghasilkan informasi tentang pelacakan target dan peringatan peluncuran rudal. Sistem juga dapat membedakan antara rudal asli dan umpan-umpan palsu, yang sangat penting untuk efektivitas pertahanan. Teknologi jaringan data yang digunakan adalah QUIC, yang memungkinkan pengiriman data secara cepat dan aman walau di tengah gangguan. Data yang dikumpulkan juga digunakan untuk melatih sistem kecerdasan buatan agar sistem dapat terus ditingkatkan ke depannya. Sebaliknya, Amerika Serikat masih menghadapi banyak kesulitan dengan proyek Golden Dome mereka yang bertujuan membangun sistem pertahanan serupa. Belum ada prototipe yang berhasil dibuat, dan masalah utama yang dihadapi adalah kesulitan dalam pengelolaan dan integrasi data yang tersebar di banyak sumber berbeda. Hal ini menyebabkan kemajuan yang sangat lambat di Amerika Serikat dibanding China. Para analis pertahanan menyebut kemajuan China ini sebagai bagian dari pergeseran kekuatan teknologi militer global. Sementara Amerika Serikat mengalami hambatan pengembangan berbagai senjata canggih dan teknologi pertahanan, China semakin berkembang dan memperkuat posisi militernya di dunia. Penemuan ini diperkirakan akan mengubah peta persaingan teknologi pertahanan dunia.

Analisis Ahli

Dan Knight
Tantangan utama dalam sistem pertahanan rudal global adalah integrasi data yang tersebar dan tidak terorganisir, sehingga membutuhkan desain ulang jaringan data dan pendekatan rekayasa model.