Amazon Pangkas 14.000 Pekerjaan karena AI, Efisiensi Jadi Fokus Utama
Teknologi
Kecerdasan Buatan
28 Okt 2025
31 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Amazon sedang beralih ke kecerdasan buatan untuk meningkatkan efisiensi operasional.
Pemotongan pekerjaan dilakukan sebagai langkah untuk mengurangi biaya di perusahaan.
Kepemimpinan di Amazon menekankan pentingnya inovasi dan adaptasi cepat terhadap perubahan teknologi.
Amazon telah mengumumkan pengurangan besar-besaran terhadap 14.000 pekerjaan di divisi korporatnya. Langkah ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk meningkatkan efisiensi melalui penerapan teknologi kecerdasan buatan atau AI.
CEO Amazon, Andy Jassy, menegaskan bahwa investasi perusahaan pada alat AI memungkinkan pengurangan tenaga kerja manusia karena bisnis menjadi lebih efisien dan mampu berinovasi dengan lebih cepat daripada sebelumnya.
Beth Galetti, senior vice president bidang pengalaman orang dan teknologi Amazon, mengatakan bahwa pemotongan pekerjaan ini bertujuan supaya perusahaan dapat beroperasi seperti startup raksasa yang lincah dan cepat menyesuaikan diri dengan perubahan dunia yang sangat cepat.
Dikatakan pula bahwa generasi AI ini adalah teknologi paling transformasional sejak kemunculan internet. AI memungkinkan perusahaan mempercepat inovasi baik dalam segmen pasar yang sudah ada maupun dalam menciptakan segmen baru.
Pengumuman ini merupakan kabar terkini dan menandai perubahan besar dalam dunia kerja, terutama di perusahaan teknologi yang mulai menggantikan peran manusia dengan sistem otomatisasi canggih.
Analisis Ahli
Andrew Ng
Penggunaan AI yang efisien memang memungkinkan perusahaan meningkatkan produktivitas, namun harus diimbangi dengan program reskilling agar tenaga kerja tidak tertinggal.Fei-Fei Li
Teknologi AI adalah alat yang kuat untuk inovasi, tapi perusahaan harus menjaga keseimbangan antara otomatisasi dan dampak sosial kepada karyawan.