TLDR
Dobot memperluas aplikasi robotika ke luar bentuk humanoid. Robot dinosaurus ini memiliki kemampuan interaksi dan gerakan yang canggih. Industri robotika China berupaya mendiversifikasi sumber pendapatan mereka. Dobot, perusahaan robotika asal Shenzhen, Cina, baru saja memperkenalkan sebuah robot dinosaurus yang sangat mirip dengan aslinya, bernama Sinosauropteryx. Robot ini dirancang dengan teknologi canggih yang memungkinkan ia berjalan, bernafas, mengeluarkan suara, dan berinteraksi dengan lingkungannya.Sinosauropteryx sendiri adalah dinosaurus kecil berbulu yang hidup sekitar 130 juta tahun lalu dan merupakan fosil dinosaurus berbulu pertama yang ditemukan. Dobot memilih model ini karena nilai sejarah dan edukatifnya yang tinggi, sangat cocok untuk pasar pendidikan dan wisata seperti museum.Teknologi yang dipakai di robot ini meliputi interaksi multimodal, persepsi lingkungan, dan kontrol gerak, yang memungkinkan robot ini berperilaku secara natural dan responsif terhadap pengunjung serta lingkungan sekitarnya.Dobot berencana memanfaatkan inti robot yang sama untuk membuat berbagai figur lain, baik dari dunia purbakala, mitologi, maupun budaya, dengan hanya mengubah penampilan luarnya. Hal ini memungkinkan fleksibilitas dan keragaman produk tanpa harus membuat robot baru dari awal.Inisiatif ini mencerminkan usaha industri robotika di Cina untuk memperluas aplikasi robot di luar penggunaan industri, menciptakan peluang bisnis baru di sektor pariwisata dan pendidikan yang berpotensi besar di masa depan.