AlphaBot 2, Robot Humanoid Pintar yang Bisa Belajar Mandiri dan Bantu Sehari-hari
Teknologi
Robotika
30 Jun 2025
125 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Robot humanoid memiliki potensi besar untuk digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
AlphaBot 2 dapat belajar dari demonstrasi, menjadikannya lebih fleksibel dibandingkan robot tradisional.
Investasi dalam AI terintegrasi terus berkembang, dengan banyak perusahaan yang berusaha mengembangkan teknologi serupa.
AI² Robotics menghadirkan AlphaBot 2, robot humanoid yang memiliki kemampuan pembelajaran mandiri melalui embodied AI. Robot ini bisa memahami perintah suara dan berinteraksi langsung dengan lingkungan fisiknya, misalnya menekan tombol dan bereaksi secara emosional seperti memberi jempol saat lawan menang dalam permainan dadu.
Keunggulan utama AlphaBot 2 adalah kemampuannya belajar dengan cepat hanya dari sedikit contoh, berbeda dengan robot tradisional yang harus diprogram secara rumit. Robot ini sudah diaplikasikan di pabrik mobil untuk berbagai tugas seperti memindahkan material dan menempelkan label.
Selain di pabrik, ada rencana untuk menggunakan AlphaBot 2 di bandara besar di China pada akhir 2025 untuk membantu mengatur troli bagasi. Rencana jangka panjang CEO AI² Robotics adalah menghadirkan robot ini ke dalam rumah sebagai asisten yang dapat membantu tugas sehari-hari seperti menyajikan teh dan membersihkan piring.
Meski menjanjikan, robot ini masih memiliki kendala seperti harga yang relatif mahal sekitar Rp 250.50 ribu ($15.000) per unit, isu keamanan agar tidak menyebabkan cedera, dan tantangan navigasi di lingkungan rumah yang unik serta kekhawatiran privasi karena penggunaan kamera dan mikrofon oleh robot.
China saat ini memimpin investasi di bidang embodied AI dengan ratusan perusahaan di Shenzhen, sementara perusahaan global seperti Tesla juga mengembangkan robot humanoid. Morgan Stanley memprediksi pada tahun 2050, hingga 80 juta robot humanoid dapat ada di rumah-rumah, menandai perubahan besar dalam cara manusia bekerja dan hidup.


