Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Genteng Dan Bata Ramah Lingkungan Dari Limbah Abu Batu Bara Dan Kaca Di Australia

Sains
Iklim dan Lingkungan
News Publisher
28 Okt 2025
1061 dibaca
2 menit
Genteng Dan Bata Ramah Lingkungan Dari Limbah Abu Batu Bara Dan Kaca Di Australia

TLDR

Genteng atap dari limbah coal ash dan kaca menunjukkan performa yang lebih baik dibandingkan material konvensional.
Penggunaan material daur ulang dapat mengurangi emisi CO₂ secara signifikan dalam industri konstruksi.
Proyek ini merupakan contoh kolaborasi antara akademisi dan industri untuk menciptakan solusi berkelanjutan.
Di Australia, terdapat masalah besar dengan limbah abu batu bara dan kaca yang banyak berakhir di tempat pembuangan. Untuk mengatasi masalah ini, RMIT University dan Bristile Roofing bekerja sama menguji produksi genteng beton dari limbah tersebut. Dengan mengganti sebagian semen dan pasir dengan abu dan kaca daur ulang, mereka berhasil membuat genteng yang lebih ringan dan tahan api.Genteng hasil uji coba ini sudah memenuhi standar kekuatan dan ketahanan yang berlaku di Australia. Selain itu, penggunaan limbah ini mengurangi penggunaan bahan baru hingga 20%, sekaligus menurunkan emisi karbon dari proses produksi genteng hingga 13%. Ini adalah langkah penting dalam mengurangi jejak karbon industri konstruksi di negara tersebut.Selain genteng, tim juga mengadaptasi campuran beton tersebut untuk membuat bata ramah lingkungan. Bata ini menggunakan hingga 35% bahan limbah dan terbukti lebih baik dalam hal isolasi panas sebesar 30% dibanding bata biasa. Bata ini juga memenuhi standar untuk penggunaan beban, sehingga dapat dipakai dalam konstruksi bangunan.Proyek ini merupakan bagian dari ARC Industrial Transformation Research Hub for TREMS yang menggabungkan keahlian ilmuwan, industri, dan pemerintah. Mereka berkomitmen mengembangkan penggunaan limbah industrial dalam material konstruksi berharga. Saat ini, genteng sedang diuji coba di lingkungan nyata untuk memastikan performa di lapangan.Kesuksesan uji coba ini membuka peluang untuk skala produksi lebih besar di masa depan. Inovasi ini tidak hanya mengurangi sampah dan polusi, tetapi juga memberikan solusi bangunan yang lebih tahan api dan ramah lingkungan untuk iklim Australia yang panas dan rawan kebakaran.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.