Western Union Gunakan Stablecoin untuk Transfer Uang Lebih Cepat dan Murah
Finansial
Perbankan dan Layanan Keuangan
27 Okt 2025
284 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Western Union mulai mengadopsi stablecoin untuk meningkatkan efisiensi transfer uang.
Pasar stablecoin terus berkembang, dengan pemain besar seperti Tether dan Circle.
Undang-undang baru seperti GENIUS Act mendorong inovasi dalam sektor keuangan dan pembayaran.
Western Union adalah perusahaan besar di bidang transfer uang yang menghasilkan lebih dari 1 miliar dolar AS pada kuartal ketiga tahun 2025. Meskipun masih bergantung pada sistem keuangan tradisional, mereka mulai menghadapi ancaman dari stablecoin seperti USDT dan USDC yang semakin populer untuk transfer uang secara cepat dan transparan.
Stablecoin adalah mata uang digital yang nilainya terikat ke mata uang fiat seperti dolar AS. Saingan utama Western Union di pasar ini adalah Tether dengan USDT bernilai 183 miliar dolar dan Circle dengan USDC bernilai 76,2 miliar dolar. Stablecoin ini dipilih karena biayanya yang rendah dan kemudahan pelacakannya di blockchain, berbeda dari transfer uang konvensional yang kurang transparan.
Pada kuartal ketiga tahun 2025, Western Union meluncurkan program uji coba yang memanfaatkan stablecoin untuk memindahkan nilai antar negara. CEO Western Union mengatakan bahwa dengan menggunakan stablecoin dan blockchain, mereka berharap dapat mengurangi ketergantungan pada sistem perbankan korresponden lama yang lambat dan mahal.
Peraturan pemerintah seperti GENIUS Act dan inisiatif dari Federal Reserve yang memungkinkan pembuatan akun master khusus untuk perusahaan fintech dan penerbit stablecoin akan mempermudah transaksi agar langsung tersambung ke sistem pembayaran nasional, sehingga membuat transfer lebih murah dan instan.
Jika uji coba ini sukses, banyak perusahaan lain seperti PayPal kemungkinan besar akan ikut mengadopsi stablecoin dalam bisnis mereka. Ini menandai era baru dalam cara kita memindahkan dana lintas negara dengan lebih efisien dan transparan menggunakan teknologi blockchain.
Analisis Ahli
Chris Burniske (partner di Placeholder VC)
Adopsi stablecoin oleh pemain besar seperti Western Union menandakan pergeseran paradigma dalam pembayaran global, dan ini adalah peluang untuk mentransformasi sistem pembayaran menjadi lebih cepat, murah, dan transparan.