Western Union Hadirkan Stablecoin Baru untuk Permudah Kirim Uang Internasional
Finansial
Mata Uang Kripto
29 Okt 2025
143 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Western Union meluncurkan stablecoin USDPT untuk meningkatkan efisiensi dalam remittance.
Solana dipilih sebagai platform untuk stablecoin karena keunggulannya dalam transaksi cepat dan biaya rendah.
GENIUS Act memberikan kerangka hukum baru untuk pengembangan stablecoin di AS.
Western Union, perusahaan pembayaran dengan sejarah panjang selama 175 tahun, mengumumkan akan meluncurkan stablecoin bernama U.S. Dollar Payment Token (USDPT). Stablecoin ini didukung penuh oleh dolar AS dan akan diluncurkan pada paruh pertama tahun 2026.
USDPT akan dibangun menggunakan teknologi blockchain Solana, yang dikenal karena kecepatan transaksi yang tinggi, kemampuan skalabilitas, dan biaya sangat rendah. Stablecoin ini juga akan diterbitkan oleh Anchorage Digital Bank, sebuah bank crypto yang telah mendapat izin resmi di Amerika Serikat.
Tujuan utama dari peluncuran USDPT adalah untuk mempercepat dan mempermudah proses pengiriman uang lintas negara, yang sebelumnya kerap menghadapi kritik karena biaya tinggi dan waktu transaksi yang lama. Dengan stablecoin ini, pengguna dapat mengirim, menerima, dan mengelola dana secara digital tetapi tetap memiliki akses ke layanan uang tunai lokal Western Union.
Faktanya, selain Western Union, perusahaan besar lain seperti Fiserv dan Visa juga telah memilih blockchain Solana untuk stablecoin mereka karena keunggulan teknologinya. Ini menandai tren yang berkembang di kalangan industri pembayaran untuk memanfaatkan jaringan yang tidak dimiliki oleh perusahaan teknologi besar tertentu.
Peluncuran stablecoin Western Union juga sesuai dengan aturan baru di Amerika Serikat, yaitu GENIUS Act, yang menetapkan regulasi khusus untuk mata uang digital yang didukung dolar. Hal ini memberi kepastian hukum dan meningkatkan kepercayaan terhadap penggunaan stablecoin di sektor keuangan.
Analisis Ahli
Sheraz Shere
Major payments incumbents are moving to Solana because they seek neutral rails, scale, and trust, avoiding chains owned by single BigTech companies.