Inovasi Nanoteknologi Miraqules Hentikan Pendarahan dalam 2 Menit
Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
28 Okt 2025
254 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Miraqules mengembangkan teknologi pembekuan darah yang inovatif menggunakan nanoteknologi.
Perusahaan ini telah mendapatkan 11 paten di tujuh negara, menunjukkan potensi globalnya.
Miraqules berencana untuk mendapatkan izin dari FDA dan meluncurkan produknya di pasar dalam waktu dekat.
Sabir Hossain, co-founder dan CEO Miraqules, selalu bercita-cita menjalankan bisnis sendiri, namun tidak menyangka akan menciptakan teknologi pembekuan darah yang canggih yang dapat menyelamatkan nyawa ayahnya yang pernah mengalami kecelakaan serius. Berbasis di Bengaluru, India, Miraqules mengembangkan bubuk nanoteknologi yang meniru protein pembekuan darah dan dapat menghentikan pendarahan dengan sangat cepat.
Teknologi bubuk pembekuan darah ini bekerja dalam waktu satu atau dua menit dengan menghasilkan senyawa berserat yang mampu menyerap darah dengan volume tinggi saat diaplikasikan. Penemuannya sendiri terjadi secara tidak sengaja ketika Hossain sedang mengerjakan proyek biomaterial di laboratorium selama kuliah pascasarjana, di mana material yang ia buat tidak sesuai rencana awal.
Setelah mencoba mengubah material yang rusak menjadi bubuk dan mengujinya pada darah, hasilnya mengejutkan karena darah dapat membeku hanya dalam 5-10 detik. Dari situ mereka mengembangkan proses baru untuk menggabungkan bahan-bahan sederhana menjadi nanomaterial yang meniru protein pembekuan darah asli.
Miraqules telah memperoleh 11 paten di tujuh negara dan saat ini teknologinya sedang diuji coba di pusat trauma di India. Mereka berharap mendapatkan persetujuan regulasi di India dalam beberapa bulan ke depan dan dari FDA Amerika Serikat pada tahun 2026, sehingga dapat memulai pendistribusian secara lebih luas termasuk di rumah sakit besar dan militer.
Perusahaan baru mengumpulkan dana kurang dari 700 ribu dolar AS dari hibah dan sedang berupaya memperluas pilot program dan kerjasama dengan berbagai institusi. Miraqules juga menjadi finalis Startup Battlefield TechCrunch dan akan mempresentasikan teknologinya di TechCrunch Disrupt 2025 yang diselenggarakan di San Francisco.
Analisis Ahli
Dr. Anita Sharma, Biomedical Engineer
Penemuan ini menandai kemajuan besar dalam bioteknologi berbasis nanomaterial yang bisa digunakan untuk aplikasi medis praktis. Kecepatan dan efektivitas produk dalam menghentikan pendarahan merupakan indikator kuat untuk adopsi klinis yang luas.Prof. Rajiv Kumar, Regulatory Affairs Specialist
Pendekatan proaktif Miraqules dengan FDA melalui pre-submission adalah langkah strategis yang memastikan produk bisa memenuhi standar regulator AS, mempercepat jalur persetujuan yang kerap menjadi penghambat utama inovasi di bidang ini.
