Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Analisis dan Proyeksi Bitcoin: Target Rp 3.34 miliar ($200,000) di Tengah Momentum yang Melandai

Finansial
Mata Uang Kripto
cryptocurrency (5mo ago) cryptocurrency (5mo ago)
24 Okt 2025
126 dibaca
2 menit
Analisis dan Proyeksi Bitcoin: Target Rp 3.34 miliar ($200,000) di Tengah Momentum yang Melandai

Rangkuman 15 Detik

Permintaan struktural Bitcoin tetap kuat meskipun ada penurunan harga jangka pendek.
Kelompok 'dolphin' menjadi indikator penting untuk momentum harga Bitcoin.
Proyeksi harga Bitcoin oleh Tiger Research menunjukkan optimisme untuk kuartal keempat.
Pergerakan harga Bitcoin mengalami penurunan tajam pada tanggal 10 Oktober, yang menyebabkan momentum jangka pendek melemah. Namun, data dari CryptoQuant menunjukkan bahwa permintaan jangka panjang terhadap Bitcoin masih kokoh. Hal ini disebabkan oleh kelompok besar pemegang Bitcoin yang dikenal sebagai 'dolphin', yang terdiri dari pemegang antara 100 sampai 1.000 Bitcoin per dompet, termasuk ETF dan perusahaan besar. CryptoQuant menegaskan bahwa pasar saat ini berada pada fase akhir siklus kenaikan yang tidak berarti bahwa tren bull telah berakhir. Mereka juga mencatat pentingnya kecepatan akumulasi Bitcoin oleh kelompok dolphin yang saat ini memegang 26 persen dari total pasokan Bitcoin, sebagai indikator utama kelanjutan tren kenaikan harga. Di sisi lain, Tiger Research memberikan pandangan lebih optimis dengan memproyeksikan harga Bitcoin dapat mencapai 200.000 dolar AS di kuartal keempat. Mereka berdasar pada data bahwa pasca koreksi, investor institusional masih terus membeli Bitcoin, berbeda dengan penurunan tahun 2021 yang didominasi oleh aksi jual panik dari investor ritel. CryptoQuant juga mengingatkan pentingnya menjaga level harga support. Mereka menetapkan resistensi jangka pendek di sekitar 115.000 dolar AS, dan level support penting di 100.000 dolar AS. Penurunan di bawah 100.000 dolar AS dapat memicu koreksi lebih dalam menuju 75.000 dolar AS, sehingga fase akumulasi kembali sangat penting untuk menghindari penurunan drastis. Secara keseluruhan, meskipun ada volatilitas dan koreksi pasar, data akumulasi dan partisipasi institusional menandakan bahwa siklus bull Bitcoin masih berlanjut. Investor perlu waspada dan mengikuti perkembangan akumulasi investor besar untuk menentukan apakah target tinggi seperti 200.000 dolar AS dapat tercapai dalam waktu dekat.

Analisis Ahli

Paul Kim
Menyoroti pentingnya kelompok dolphin dalam menentukan tren harga Bitcoin dan memperingatkan perlunya percepatan fase akumulasi untuk mencapai harga tertinggi baru.