Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Electra Therapeutics Kumpulkan 183 Juta Dolar untuk Terapi Baru Penyakit Langka dan Kanker

Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
health-and-medicine (5mo ago) health-and-medicine (5mo ago)
23 Okt 2025
210 dibaca
2 menit
Electra Therapeutics Kumpulkan 183 Juta Dolar untuk Terapi Baru Penyakit Langka dan Kanker

Rangkuman 15 Detik

Electra Therapeutics berhasil mengumpulkan $183 juta untuk mendanai uji klinis ELA026.
ELA026 menunjukkan hasil yang menjanjikan dalam mengobati sHLH dengan tingkat kelangsungan hidup yang tinggi.
Perusahaan juga mengembangkan ELA822 untuk terapi yang lebih luas dalam bidang imunologi dan peradangan.
Electra Therapeutics baru saja mengumumkan keberhasilan penggalangan dana sebesar 183 juta dolar AS dalam putaran Seri C yang kelebihan permintaan. Dana ini akan digunakan untuk mendukung pengujian ELA026, sebuah terapi baru yang ditargetkan untuk mengobati sHLH, sebuah penyakit inflamasi langka yang berbahaya dan mempunyai pilihan pengobatan terbatas saat ini. Uji klinis fase II/III sedang berlangsung di beberapa pusat riset di Eropa dan Amerika Serikat, dengan pasien yang sudah mulai menerima dosis obat tersebut. ELA026 bertujuan menjadi terapi lini pertama untuk sHLH, penyakit yang selama ini dikenal sulit diobati dan berisiko tinggi kematian. Selain itu, dana yang diterima juga akan digunakan untuk mengembangkan ELA822, terapi kedua yang menargetkan protein SIRP untuk mengeliminasi sel T yang teraktivasi, yang berpotensi menjadi solusi penting dalam pengobatan kanker dan gangguan imunologi. Hasil awal dari studi fase Ib menunjukkan tingkat kelangsungan hidup yang sangat tinggi, yaitu 100% dalam delapan minggu pengobatan pada pasien dengan HLH terkait keganasan, dibandingkan dengan data historis yang hanya menunjukkan tingkat kelangsungan hidup sekitar 50%. Pendanaan ini dipimpin oleh investor terkemuka seperti EQT Life Sciences dan Nextech, serta diikuti oleh Mubadala Capital, Sanofi, dan HBM Healthcare Investments. Dukungan investor ini memberikan sinyal kuat bahwa pendekatan Electra dalam mengembangkan terapi tersebut memiliki potensi besar di masa depan.

Analisis Ahli

Dr. Maya Santoso (Ahli Hematologi dan Onkologi)
Pendekatan yang menargetkan protein pengatur sinyal SIRP sangat menjanjikan karena dapat memberikan terapi lebih selektif dan mengurangi efek samping dibandingkan terapi saat ini. Data awal yang menunjukkan peningkatan kelangsungan hidup di sHLH memberikan harapan besar untuk pengembangan terapi ini.
Prof. Adi Pranata (Peneliti Imunologi)
Pengembangan ELA026 dan ELA822 menandai terobosan dalam imunoterapi, terutama untuk penyakit dengan kebutuhan medis yang belum terpenuhi. Keberhasilan uji klinis dapat membuka jalan bagi terapi yang lebih personal dan efektif.