Netflix Alami Kerugian karena Pajak Brasil, Tapi Siap Perluas Konten Baru
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
22 Okt 2025
298 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Netflix mengalami kerugian pendapatan akibat sengketa pajak di Brasil.
Perusahaan berfokus pada diversifikasi konten dan pertumbuhan iklan untuk meningkatkan pendapatan.
Analisis pasar menunjukkan adanya ketidakpastian mengenai pertumbuhan pelanggan Netflix di masa depan.
Netflix baru-baru ini mengumumkan hasil keuangan kuartal ketiga yang tidak memenuhi ekspektasi para analis pasar saham. Perusahaan terkena dampak biaya sengketa pajak sebesar 619 juta dolar di Brasil yang tidak diperkirakan sebelumnya. Ini menjadikan Netflix gagal melanjutkan tren laba positif enam kuartal berturut-turut.
Walaupun pendapatan secara keseluruhan sesuai prediksi, yaitu sebesar 11,5 miliar dolar dengan kenaikan 17% dibandingkan tahun lalu, laba per saham yang dilaporkan hanya 5,87 dolar, lebih rendah dari perkiraan 6,96 dolar. Hal ini membuat saham Netflix turun sekitar 6% setelah jam perdagangan biasa.
Netflix telah berhenti mengumumkan jumlah pelanggan sejak akhir tahun lalu untuk menghindari fokus berlebihan pada pertumbuhan pelanggan tiap kuartal. Namun, dengan peningkatan pendapatan, diperkirakan jumlah pelanggan masih bertambah dari 302 juta tahun lalu. Perusahaan juga mulai menambah lini konten baru seperti olahraga langsung dan video game.
Co-CEO Netflix kembali menegaskan bahwa total penonton global, termasuk orang dalam satu rumah tangga yang berbagi akun, hampir mencapai 1 miliar. Mereka juga berencana menambah konten seperti podcast video bekerja sama dengan Spotify dan membuka peluang akuisisi aset besar seperti Warner Bros. Discovery.
Namun, ada kekhawatiran dari analis bahwa Netflix berisiko kehilangan fokus jika terlalu luas dalam mengembangkan layanan hiburan. Model iklan yang baru mulai menunjukkan hasil walau ukurannya masih kecil, tapi diperkirakan akan terus tumbuh secara signifikan dalam beberapa tahun ke depan.
Analisis Ahli
Thomas Monteiro
Netflix mungkin menggunakan isu pajak Brasil sebagai kedok untuk menutupi perlambatan pertumbuhan pelanggan dan iklan di tengah ketidakpastian ekonomi.Jeremy Mullin
Fundamental bisnis Netflix tetap kuat dan tidak ada alasan besar untuk khawatir meskipun laporan kuartal ini mengecewakan.Mike Proulx
Netflix berisiko kehilangan fokusnya jika terlalu berusaha menjadi 'segala hal' dalam hiburan, yang bisa melemahkan keunggulan kompetitif mereka.