AI summary
Tether telah mencapai 500 juta pengguna terverifikasi, menjadikannya stablecoin yang paling banyak digunakan. Tether dan Circle menguasai lebih dari 82% dari total kapitalisasi pasar stablecoin saat ini. Peluncuran blockchain Plasma menunjukkan upaya Tether untuk memperdalam adopsi di sektor tokenisasi aset. Tether, penerbit stablecoin terbesar di dunia, telah mengumumkan pencapaian penting dengan memiliki 500 juta pengguna terverifikasi global. Angka ini menunjukkan adopsi luas stablecoin USDT, yang digunakan secara intensif dalam perdagangan digital dan transaksi lintas negara.Didirikan pada 2014 oleh Brock Pierce, Reeve Collins, dan Craig Sellars, Tether kini menjadi uang digital yang paling populer untuk transaksi global, terutama di daerah dengan akses terbatas ke dolar AS. Perusahaan berencana merilis film dokumenter yang menunjukkan dampak positif USDT di pasar-pasar kurang terlayani.Selain pencapaian pengguna, Tether menyimpan aset sekuritas AS senilai lebih dari 127 miliar dolar AS dan meluncurkan blockchain Plasma untuk tokenisasi aset. Platform ini sudah menarik dana terkunci lebih dari 6 miliar dolar AS dalam waktu seminggu, menandakan respon pasar yang sangat positif.Meski pengguna USDT jauh lebih banyak dibandingkan Circle dengan stablecoin USDC, kapitalisasi pasar Tether hanya lebih besar sebesar 58%. Ini menunjukkan bahwa rata-rata saldo per pengguna USDC lebih tinggi, menandakan fokus USDC kepada pengguna institusional sedangkan USDT lebih menyasar pasar ritel.Pasar stablecoin global kini mendekati nilai kapitalisasi sebesar 316 miliar dolar AS dengan Tether dan Circle menguasai lebih dari 82%. Analis memproyeksikan nilai pasar ini bisa melebihi 1 triliun dolar AS pada tahun 2030, seiring berkembangnya pasar tokenisasi aset nyata dan ekspansi keuangan digital.
Pencapaian Tether dengan 500 juta pengguna terverifikasi menunjukkan dominasi stablecoin ini dalam ekosistem global, khususnya di wilayah yang sulit mengakses dolar AS secara konvensional. Peluncuran Plasma menunjukkan bahwa Tether tidak hanya fokus pada volume pengguna, tetapi juga inovasi teknologi yang dapat memperkuat keberadaan dan kegunaan stablecoin di pasar keuangan tradisional dan digital.