AI summary
Tom Lee melakukan pembelian besar-besaran ETH sebagai strategi jangka panjang. Pasar digital asset treasury menunjukkan tanda-tanda ketidakstabilan, dengan banyak perusahaan diperdagangkan di bawah nilai aset bersih. Li Lin berkolaborasi untuk meluncurkan dana treasury yang berfokus pada Ethereum, menarik perhatian investor institusional. Tom Lee dari Fundstrat baru-baru ini membeli Ethereum senilai 1,5 miliar dolar AS setelah pasar mengalami kejatuhan. Ia tetap percaya Ethereum adalah peluang investasi jangka panjang yang kuat, meskipun hype tentang digital asset treasuries mulai mereda.Perusahaan penambangan Bitcoin, BitMine Immersion Technologies, juga melakukan pembelian besar Ethereum senilai 1,5 miliar dolar AS, sehingga kini menjadi pemegang Ether treasury terbesar dengan kepemilikan lebih dari 3 juta ETH, sekitar 2,5% dari total pasokan Ethereum.Meskipun ada antusiasme besar terhadap aset digital ini, banyak digital asset treasury saat ini diperdagangkan di bawah nilai aset bersihnya, yang menjadi sinyal bahwa gelembung harga mungkin mulai pecah. Beberapa perusahaan seperti Metaplanet dan Strategy sudah mengalami tekanan harga ini.Tom Lee membandingkan potensi Ethereum dengan perubahan di Wall Street setelah 1971, ketika saham mulai menggantikan emas sebagai aset penyimpan nilai. Dia percaya Ethereum dapat mengambil peran serupa sebagai dompet nilai utama di siklus pasar berikutnya.Selain itu, Li Lin, pendiri Huobi, telah mengumpulkan dana 1 miliar dolar AS untuk mendirikan dana treasury Ether melalui perusahaan terdaftar di Nasdaq. Ini akan menyediakan kerangka regulasi yang lebih baik untuk investor institusional yang ingin terlibat di pasar Ethereum.
Saya melihat ini sebagai pergeseran besar dalam dunia kripto, di mana Ethereum semakin diadopsi sebagai aset utama dibandingkan Bitcoin. Namun, hype berlebihan di pasar DAT harus diwaspadai karena bisa menimbulkan risiko harga yang berlebihan dan kerugian bagi investor yang tidak hati-hati.