Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Fenomena Digital Asset Treasuries: Peluang dan Risiko Bubble di Pasar Kripto

Finansial
Mata Uang Kripto
YahooFinance YahooFinance
16 Okt 2025
125 dibaca
2 menit
Fenomena Digital Asset Treasuries: Peluang dan Risiko Bubble di Pasar Kripto

Rangkuman 15 Detik

Digital asset treasuries (DATs) semakin populer di pasar cryptocurrency saat ini.
BitMine berusaha untuk menjadi pemain utama dalam akumulasi Ethereum dengan target 5% dari total pasokan.
Banyak DAT yang menghadapi tantangan dan mungkin sudah mengalami penurunan nilai, menimbulkan kekhawatiran tentang bubble di pasar.
Digital asset treasuries (DATs) adalah bisnis yang membeli dan menyimpan sejumlah besar cryptocurrency seperti Bitcoin dan Ethereum, kemudian menawarkan saham yang diperdagangkan secara publik untuk memberikan akses investasi ke aset digital ini. Fenomena ini muncul sebagai cara baru agar investor bisa mendapatkan eksposur terhadap kripto tanpa harus membeli langsung asetnya. Tokoh seperti Michael Saylor dari MicroStrategy mempelopori model ini dengan Bitcoin pada tahun 2020, memberikan wadah resmi untuk investasi kripto sebelum adanya exchange-traded funds (ETF). Kini BitMine, di bawah kepemimpinan Tom Lee, mencoba cara serupa dengan fokus pada Ethereum dan ingin menjadi salah satu pemegang Ethereum terbesar di dunia. Meski Ethereum pernah menghadapi tantangan teknis dan persaingan dari banyak blockchain lain, bitMine yakin bahwa Ethereum tetap menjadi pilihan utama untuk penggunaan keuangan institusional, terutama dalam hal stablecoin dan tokenisasi aset. BitMine pun mengklaim keunggulan seperti imbal hasil staking dan pencantuman dalam indeks saham utama. Namun, ekspansi pesat sejumlah DAT yang membawa berbagai macam jenis cryptocurrency, termasuk altcoin seperti Worldcoin dari Sam Altman, menimbulkan kekhawatiran akan keberlanjutan model bisnis ini. Saat ini banyak DAT diperdagangkan di bawah nilai aset bersih yang mencerminkan risiko bubble yang mungkin telah mulai pecah di pasar ini. Analisis Tom Lee dan pengamat lain menunjukkan bahwa investasi pada DAT harus dilakukan dengan hati-hati. Meski menawarkan kemudahan dan peluang akses ke aset kripto, model ini masih sangat rentan terhadap volatilitas pasar dan risiko likuiditas, sehingga potensi koreksi pasar yang tajam menjadi ancaman nyata di masa depan.

Analisis Ahli

Tom Lee
DATs sudah menunjukkan tanda-tanda bubble pecah dengan harga saham yang berada di bawah nilai aset bersihnya, menandakan ketidakseimbangan pasar.
Michael Saylor
Pengumpulan besar Bitcoin melalui MicroStrategy membuka pintu akses investasi publik terhadap cryptocurrency secara legal dan terstruktur.