Salesforce Targetkan Pendapatan 60 Miliar Dolar dengan AI Agentic Enterprise
Teknologi
Kecerdasan Buatan
18 Okt 2025
3 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Salesforce menargetkan pendapatan setidaknya $60 miliar pada tahun fiskal 2030, didorong oleh pertumbuhan AI.
Perusahaan meluncurkan platform Agentforce yang merupakan produk organik dengan pertumbuhan tercepat.
Valuasi saham Salesforce saat ini dianggap tinggi tetapi masih wajar, dengan potensi pertumbuhan di masa depan.
Salesforce telah menetapkan tujuan ambisius untuk meningkatkan pendapatannya hingga minimal 60 miliar dolar Amerika Serikat pada akhir tahun fiskal 2030. Target ini tidak termasuk hasil dari akuisisi baru-baru ini atas perusahaan Informatica. Fokus utama strategi baru ini adalah memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang lebih canggih untuk memudahkan pekerjaan di bidang penjualan, layanan, pemasaran, dan pengelolaan data melalui agen AI.
Produk AI yang disebut Agentforce berkembang pesat dan telah mendapatkan perhatian dari lebih dari 12.000 pelanggan. Pendapatan dari layanan AI dan data mereka tercatat sekitar 1,2 miliar dolar, dengan pertumbuhan tahunan lebih dari 120%. Salesforce yakin bahwa adopsi agen AI oleh perusahaan-perusahaan lain akan membantu mereka mempertahankan laju pertumbuhan pendapatan organik dua digit hingga tahun 2030.
Perusahaan juga memperkenalkan target gabungan yang disebut '50 by FY30', dimana mereka berharap angka pertumbuhan pendapatan dari langganan dan dukungan ditambah margin operasi non-GAAP akan mencapai angka 50 pada tahun fiskal 2030. Ini merupakan tolok ukur sederhana yang dapat diikuti oleh investor untuk menilai kemajuan Salesforce.
Dalam kuartal fiskal kedua, pendapatan Salesforce meningkat hingga 10% menjadi sekitar 10,2 miliar dolar, dengan pendapatan langganan dan dukungan naik 11%. Perusahaan juga menaikkan perkiraan pendapatan tahunan penuh mereka menjadi sekitar 41,1 sampai 41,3 miliar dolar dengan margin operasi non-GAAP ditargetkan 34,1%.
Meskipun begitu, harga saham Salesforce saat ini terbilang mahal, diperdagangkan pada rasio 36 kali pendapatan. Hal ini membuat saham mereka menarik tapi belum tentu merupakan pembelian pasti, terutama mengingat risiko eksternal seperti kondisi ekonomi makro yang dapat mempengaruhi adopsi produk mereka. Investor yang ingin masuk bisa mempertimbangkan pembelian dalam jumlah kecil terlebih dahulu.
Analisis Ahli
Marc Benioff
Menganggap era Agentic Enterprise sebagai transformasi bisnis besar berikutnya yang dapat mendorong pertumbuhan Salesforce secara luar biasa.Robin Washington
Meyakini investasi 10 miliar dolar AS dalam R&D AI sejak 2024 memperkuat fondasi produk Agentforce.