Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Rusia dan Inggris Ungguli Uni Eropa dalam Adopsi Kripto, Apa Alasannya?

Finansial
Mata Uang Kripto
News Publisher
17 Okt 2025
22 dibaca
1 menit
Rusia dan Inggris Ungguli Uni Eropa dalam Adopsi Kripto, Apa Alasannya?

TLDR

Rusia dan Inggris saat ini memimpin adopsi kripto di Eropa, tetapi dengan pendekatan yang berbeda.
Regulasi ketat di Uni Eropa dapat menghambat daya saing pasar kripto di wilayah tersebut.
Adopsi kripto yang didukung pemerintah, seperti di Rusia, dapat membawa manfaat nyata meskipun terlihat tidak etis.
Rusia dan Inggris kini menjadi dua negara terdepan dalam adopsi cryptocurrency di Eropa, melampaui banyak anggota Uni Eropa yang lain. Hal ini disebabkan oleh perbedaan pendekatan dan kebijakan kripto di setiap negara.Uni Eropa menghadapi tantangan besar dengan diberlakukannya regulasi MiCA yang ketat. Banyak perusahaan besar di dunia kripto memilih keluar dari wilayah Eropa, sehingga memperlambat pertumbuhan industri ini di negara-negara anggota Uni Eropa.Di sisi lain, Rusia sangat agresif dalam mengadopsi kripto, termasuk penggunaan cryptocurrency untuk menghindari sanksi internasional dan mendukung stablecoin berbasis rubel. Pemerintah Rusia juga menjadi salah satu pendukung utama dalam pengembangan kripto ini.Inggris yang sebelumnya menjadi pemimpin adopsi kripto, kini mulai tertinggal akibat pajak tinggi dan regulasi yang memberatkan. Namun, ada tanda-tanda perbaikan karena upaya reformasi dari berbagai pihak yang mendorong kebijakan lebih pro-Web3.Melihat dinamika ini, diharapkan adopsi dan inovasi Web3 di seluruh Eropa akan terus tumbuh terutama jika Uni Eropa dapat memperbaiki regulasinya agar lebih kompetitif dan menarik investasi serta pengembang di bidang kripto.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.