Inovasi ETF Kripto: Staking dan Leverage Jadi Strategi Baru Manajer Aset
Finansial
Mata Uang Kripto
17 Okt 2025
264 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Manajer aset sedang mencari untuk mengembangkan ETF kripto dengan strategi yang lebih canggih seperti staking dan leverage.
Regulasi menjadi tantangan utama untuk penerapan staking dalam ETF, dengan beberapa pengajuan ETF belum mendapatkan persetujuan.
Inovasi dalam produk ETF, termasuk perlindungan downside dan pendekatan leverage, menunjukkan perkembangan lebih lanjut dalam investasi kripto.
Awalnya, dana ETF dengan eksposur kripto hanya mengandalkan kontrak futures, lalu berkembang ke ETF spot yang lebih sederhana. Namun di tahun 2024, para manajer aset mulai mengajukan produk baru yang menggunakan mekanisme seperti staking dan leverage untuk meningkatkan potensi keuntungan bagi investor.
Staking memungkinkan hasil aktif dari aset kripto, namun ini menimbulkan tantangan regulasi karena SEC menganggapnya bisa memenuhi syarat sebagai kontrak investasi yang lebih rumit dibandingkan dengan memegang aset biasa. Oleh sebab itu, ETF staking belum mendapat persetujuan dari regulator sampai saat ini.
Salah satu solusi yang diajukan adalah oleh VanEck lewat ETF yang menggunakan Lido Staked Ethereum (stETH), yang menyertakan reward staking secara otomatis dalam nilai tukar stETH ke ETH, sehingga tidak perlu mengelola validator sendiri dan bisa mengurangi risiko regulator.
Selain staking, teknologi leverage juga digunakaan dalam lapangan ETF kripto. Perusahaan seperti 21Shares dan Volatility Shares mengajukan ETF dengan leverage 2x yang memungkinkan keuntungan lebih tinggi saat pasar naik, tapi juga risiko kerugian berlipat jika pasar turun drastis.
Ark Invest membuat tawaran lebih unik dengan ETF Bitcoin yang mengandung opsi, termasuk produk dengan proteksi downside sehingga ada perlindungan saat harga Bitcoin turun, tetapi tetap ada potensi penghasilan tambahan dari transaksi opsi yang canggih dan strategi pasar yang aktif.
Analisis Ahli
Andreas Antonopoulos
Perpaduan staking dan leverage dalam produk investasi seperti ETF kripto harus berjalan dengan hati-hati agar tidak menimbulkan risiko sistemik dan melanggar regulasi yang menganggapnya sebagai investasi kontrak. Namun, inovasi ini membuka peluang besar dalam pemanfaatan aset digital secara produktif dan efisien.Caitlin Long
Regulasi memang menantang, tetapi pasar ETF kripto yang menggabungkan strategi baru seperti staking adalah langkah maju yang alami untuk meningkatkan adopsi institusional. Keberhasilan aplikasi ETF tergantung pada bagaimana konsep staking dapat dijelaskan secara hukum tanpa melanggar aturan SEC.