Ilmuwan China Sukses Uji Alat untuk Teleskop Neutrino di Laut Dalam
Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
17 Okt 2025
178 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Uji coba alat Spider merupakan langkah penting dalam pembangunan teleskop neutrino Trident di Laut Cina Selatan.
Neutrino adalah partikel subatomik yang sangat sulit dideteksi dan penting untuk pemahaman fisika partikel dan astrofisika.
Teleskop bawah laut memberikan kondisi yang lebih baik untuk mendeteksi neutrino dibandingkan dengan teleskop di darat.
Neutrino adalah partikel subatomik yang sangat sulit dideteksi karena hampir tidak bermassa dan tidak bermuatan listrik. Partikel ini dihasilkan dari kejadian energi tinggi seperti reaksi nuklir di dalam bintang. Untuk mempelajari neutrino, para ilmuwan membangun teleskop khusus di lokasi yang sangat tenang dan gelap seperti kedalaman laut atau lapisan es.
Para peneliti dari Shanghai Jiao Tong University’s Tsung-Dao Lee Institute berhasil melakukan uji coba alat bernama Spider yang dikhususkan untuk memasang sensor di dasar laut. Alat ini dapat menggulung tali sepanjang 700 meter yang membawa 20 sensor dan 4 blok apung, yang ditempatkan pada kedalaman sekitar 1.700 meter di Laut China Selatan.
Keberhasilan uji coba ini menjadi langkah penting dalam pembangunan teleskop neutrino raksasa bernama Trident yang akan dipasang pada kedalaman 3.500 meter di Laut China Selatan. Lokasi ini sangat ideal karena bebas dari cahaya matahari, getaran, dan radiasi alami, sehingga bisa menangkap sinyal cahaya lemah dari tabrakan neutrino.
Teleskop neutrino raksasa lain yang juga sedang dikembangkan oleh China adalah Hunt, yang dipimpin oleh Institute of High Energy Physics. Hunt diharapkan memiliki volume deteksi sekitar 30 kilometer kubik, menjadikannya teleskop neutrino terbesar di dunia dan membuka peluang baru dalam studi kosmologi dan fisika partikel.
Proyek ini sejalan dengan observatorium neutrino besar lainnya di dunia seperti IceCube di Kutub Selatan dan Baikal-GVD di Rusia. Pembangunan teleskop bawah laut China menunjukkan kemajuan teknologi dan menempatkan negara ini sebagai pemain penting dalam riset neutrino global.
Analisis Ahli
Feng Wang (ahli fisika partikel)
Pengembangan teleskop neutrino bawah laut ini akan menjadi pionir baru dalam pemetaan partikel alam semesta dan bisa melengkapi data dari observatorium es seperti IceCube.

