Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Tes Darah Baru Dapat Menyingkirkan Alzheimer dengan Akurasi Tinggi di Klinik

Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
News Publisher
17 Okt 2025
197 dibaca
2 menit
Tes Darah Baru Dapat Menyingkirkan Alzheimer dengan Akurasi Tinggi di Klinik

AI summary

Tes darah Elecsys pTau181 telah disetujui oleh FDA untuk membantu diagnosis Alzheimer.
Tes ini memiliki tingkat akurasi hampir 98% dalam menyingkirkan Alzheimer pada individu dengan penurunan kognitif.
Dua tes darah berbeda untuk Alzheimer, yaitu pTau181 dan Lumipulse, memiliki pendekatan yang berbeda dalam diagnosis.
Para ilmuwan telah mengembangkan tes darah baru bernama Elecsys pTau181 yang dapat membantu menyingkirkan Alzheimer dengan akurasi hampir 98% pada orang yang mengalami gangguan kognitif. Tes ini mengukur kadar protein tau yang telah terfosforilasi, yang merupakan ciri khas dari kerusakan otak akibat penyakit Alzheimer.Tes darah ini dikembangkan oleh dua perusahaan farmasi besar, Roche dan Eli Lilly, dan baru-baru ini disetujui oleh US Food and Drug Administration (FDA) untuk digunakan di fasilitas kesehatan primer. Artinya, tes ini bisa digunakan oleh dokter umum untuk membantu menentukan apakah penurunan kemampuan kognitif disebabkan oleh Alzheimer.Selain Elecsys, ada juga tes darah lain bernama Lumipulse yang sudah disetujui sebelumnya dan mengukur rasio protein pTau217 dan amyloid-beta. Keduanya memiliki kelebihan masing-masing, dengan Lumipulse mampu menunjukkan hasil positif dan negatif, sedangkan Elecsys terutama berfungsi untuk menyingkirkan kemungkinan Alzheimer.Meskipun hasil tes darah menunjukkan akurasi tinggi, ada tantangan terkait 'zona abu-abu' di mana hasil tes tidak memberikan jawaban pasti. Dalam kasus seperti ini, diperlukan tes lanjutan menggunakan metode yang lebih mendalam, seperti pemeriksaan cairan otak atau pencitraan otak.Dengan adanya tes darah ini, proses diagnosis Alzheimer di masa depan diharapkan menjadi lebih cepat, murah, dan dapat diakses secara luas. Namun, dokter tetap harus waspada dan melakukan pemeriksaan lanjutan bila hasil tes darah kurang jelas agar diagnosis lebih akurat.

Experts Analysis

Ashvini Keshavan
Menyatakan bahwa perlu data lengkap seperti sensitivitas dan spesifisitas untuk menilai keakuratan tes dan memahami bagaimana tes ini dapat digunakan secara efektif dalam praktik klinis.
Alicia Algeciras-Schimnich
Menjelaskan bahwa kedua tes darah (Elecsys dan Lumipulse) bekerja dengan cara berbeda, dimana Lumipulse juga bisa memberikan indikasi positif dan negatif terhadap Alzheimer.
Editorial Note
Tes darah ini merupakan terobosan penting untuk mempermudah diagnosis Alzheimer dan mengurangi beban pemeriksaan invasif, tetapi ketergantungan pada nilai prediksi negatif saja bisa membatasi kemampuan skrining awal secara menyeluruh. Kedepannya, integrasi beberapa biomarker dan diagnosa klinis tetap diperlukan untuk mendukung keakuratan dan pengobatan tepat.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.