AI summary
Apple berhasil mencatat pertumbuhan penjualan meskipun pasar smartphone di China mengalami penurunan. iPhone 17 dengan harga kompetitif menarik minat konsumen yang sensitif terhadap harga. IDC memperkirakan pemulihan pasar ponsel pintar di China akan terjadi pada kuartal keempat 2025. Pasar smartphone di China mengalami penurunan pada kuartal ketiga tahun 2025 dengan total pengiriman turun sebesar 0,6% menjadi 68,4 juta unit. Kondisi ekonomi yang melemah menjadi salah satu faktor utama yang membuat permintaan ponsel pintar menurun.Meskipun pasar sedang menurun, Apple justru berhasil menunjukkan peningkatan penjualan dengan mengirimkan sebanyak 10,8 juta unit iPhone selama periode tersebut. Hal ini membuat Apple menempati posisi kedua di pasar smartphone China dengan pangsa pasar sebesar 15,8%.Keberhasilan Apple ini terutama didorong oleh varian iPhone 17 reguler yang ditawarkan dengan harga lebih kompetitif. Model dasar ini mampu menarik perhatian konsumen yang sensitif terhadap harga di tengah kondisi ekonomi yang tidak stabil.Sementara Apple mencatat pertumbuhan, pengiriman smartphone dari Huawei turun 1% menjadi 10,4 juta unit, Xiaomi turun 1,7% menjadi 10 juta unit, dan Vivo bahkan mengalami penurunan tajam sebesar 7,8% menjadi 11,8 juta unit. Hal ini menunjukkan persaingan pasar yang semakin ketat.IDC memprediksi bahwa pasar smartphone di China akan mulai membaik pada kuartal keempat tahun 2025 karena peluncuran sejumlah produk unggulan baru. Ini memberikan harapan bahwa tren penurunan dapat segera berbalik arah.
Apple berhasil memanfaatkan momen pasar lesu dengan menyesuaikan harga model iPhone 17 yang lebih ramah di kantong, sehingga menarik konsumen sensitif harga di tengah kondisi ekonomi yang menurun. Ini menandakan bahwa inovasi produk saja tidak cukup tanpa strategi harga yang adaptif di pasar yang kompetitif dan fluktuatif seperti China.